SMA Islam Athirah 1 Makassar Akan Berkemah di Rindam XIV/HSN
Pelaksanaan kemah pramuka merupakan kegiatan wajib tiap tahun diadakan oleh SMA Islam Athirah 1 Makassar. Untuk tahun ini kemah pramuka sekolah yang disebut juga SMA Kajaolalido ini akan dilaksanakan pada tanggal 24 dan 25 September 2019.
Senin tanggal 9 september 2019 tim SMA Islam Athirah 1 Makassar melakukan pengecekan lokasi untuk pelaksanaan kegiatan kemah pramuka tersebut. Lokasi pertama adalah Bumi Perkemahan Pramuka Cadika, Bajeng Kabupaten Gowa. Sedangkan lokasi ke dua adalah Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) XIV/Hasanuddin Pakatto di Bontomarannu Kabupaten Gowa.
Bumi perkemahan pramuka Cadika merupakan lokasi pertama yang dikunjungi oleh tim SMA Islam Athirah 1 Makassar, setelah tiba di lokasi tim tidak bertemu pengelola bumi perkemahan pramuka Cadika tersebut. Setelah satu jam menunggu, Ketua Panitia Sage Al Banna, S.Ag. memutuskan untuk menghubungi pengelolanya via telepon seluler.
Setelah selesai berbicara dengan pengelola bumi perkemahan pramuka Cadika tim langsung memutuskan untuk mengunjungi lokasi yang kedua yakni Rindam XIV/Hasanuddin Pakatto di Bontomarannu Kab. Gowa.
“kami sudah berbicara via telepon dengan pengelola bumi perkemahan pramuka cadika, namun kami juga harus mencari alternatif lain sebagai tempat perkemahan peserta didik SMA Islam Athirah 1 Makasssar” ujar Sage
“kami mengunjungi Rindam Pakatto di Bontomarannu Kab. Gowa, sebagai alternatif kedua tempat pelaksanaan kemah pramuka peserta didik SMA Islam Athirah 1 Makassar” jelas Sage.
Esok harinya tanggal 10 september 2019, tim beserta seluruh panitia melakukan rapat untuk memutuskan lokasi perkemahan. Rindam XIV/Hasanuddin Pakatto di Bontomarannu Kabupaten Gowa dipilih sebagai tempat pelaksanaannya.
Pertimbangan dipilihnya lokasi tersebut karena diberikannya fasilitas-fasilitas pendukung seperti lapangan, masjid, dan aula serta fasilitas lainnya untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan kepramukaan tersebut.
”di rindam pakatto kami bertemu langsung degan mayor Ary sabagai penanggung jawab, dan kami pun diberikan kemudahan untuk menggunakan fasilitas yang kami butuhkan dalam kegiatan kemah pramuka kami kali ini” ujar guru berdarah Jeneponto tersebut.
Penulis: Yusran

