Upaya Sadar Salat, SD Islam Athirah 2 Makassar Gelar Athirah Jelajah Ramadan 1443 H
SD Islam Athirah 2 Makassar sukses menggelar Athirah Jelajah Ramadan (AJR) 1443 H/2022 M. Kegiatan ini berlangsung secara offline selama empat hari yang dimulai dari Senin-Kamis (11-14/4/2022) di lingkungan SD Islam Athirah 2 Makassar.
AJR merupakan kegiatan tahunan yang diperuntukkan untuk seluruh siswa SD Islam Athirah 2 Makassar. Tidak hanya itu, AJR ini diperuntukkan juga untuk seluruh siswa tingkat TK, SMP, dan SMA di Sekolah Islam Athirah.
Dr. Patris Hasanuddin, M.Pd. selaku Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah Bukit Baruga, mengatakan AJR menjadi kesempatan untuk melakukan penjelajahan lebih dalam terkait ramadan.
“Mengapa ramadan perlu dijelajah? Jawabannya karena kita ingin mendapatkan lebih banyak manfaat dan pahala yang berlipat ganda. Bahkan, kata Rasulullah, seandainya umatku mengetahui keutamaan di bulan Ramadan, maka sungguh mereka akan berharap setahun penuh adalah bulan Ramadan,” paparnya.
Wakil Direktur SIA juga menyatakan kegiatan ini untuk menyatukan jiwa dan pikiran dalam menjalani ramadan, “Harapannya kita mampu terhindar dari sifat fujur yaitu sifat buruk yang muncul dari dalam diri kita. Semoga dari kegiatan ini kita dapat terhindar dari sifat tersebut,” sambungnya.
Sementara itu, Mahyuddin, S.Th.I., M.Th.I. selaku Ketua Panitia AJR SD Islam Athirah 2 Makassar, mengatakan tema AJR tahun ini “Sadar Salat” yang fokus materinya tentang pentingnya salat, azan dan ikamah, wudu, bacaan salat, zikir, dan doa.
Terpantau di lokasi, para siswa begitu antusias mengikuti kegiatan yang dilaksanakan full offline ini. Terlihat mereka menyimak dan mencatat dengan rapi setiap materi yang disampaikan oleh guru Al-Qur'an dan PAI. Mereka juga berlatih menulis tulisan Arab.
Kegiatan ditutup dengan perlombaan. Lomba-lombanya yaitu lomba puzzle, rangking satu, mewarnai kaligrafi, menggambar takjil, dan menggambar kaligrafi. Terlihat, para pimpinan SD Islam Athirah 2 Makassar turut menyaksikan jalannya lomba.
Citizen Reporter: Muhammad Ryan Israfan

