ATHIRAH CAMP : TAHAP TERAKHIR UNTUK MEMASUKI RUMAH KEDUA
Kesibukan
terlihat di Area Sekolah Islam Athirah Bone pada (27-31/05). Pasalnya, itu
adalah hari pertama tes terakhir yang akan dilewati calon peserta didik baru
yaitu “ATHIRAH CAMP”.
“
Hari ini lumayan capek yah..karena harus membantu keperluan adik-adik peserta
athirah camp.” Urai Muh. Fiqri Abdi Rabbi selaku panitia pendamping kamar.
Pelaksanaan athirah camp tahun ini diikuti oleh 77 peserta dari tingkatan Sekolah Dasar (SD) dan 146 dari tingkatan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Athirah Camp merupakan rangkaian terakhir dari tes Penerimaan Siswa baru Sekolah Islam Athirah Bone. Semua peserta tes yang lolos seleksi akademik dan survei bagi calon siswa jalur Kalla Educare (program beasiswa Yayasan Kalla) diundang untuk mengikuti kegiatan ini. Mereka bermalam di sekolah selama beberap ahari.
A.
Eva Rukmana Thandra, S. Pd selaku wakasek bidang kesiswaan mengungkapkan bahwa tes
ini dilakasanakan guna memotret kemampuan siswa untuk tinggal berasrama juga
melihat potensi yang dimiliki siswa secara pribadi yang nantinya bisa
dikembangkan ketika menjadi siswa Athirah Bone. Beliau juga menambahkan bahwa pelaksaanaan
tes terakhir ini cukup berbeda. Hal ini dibuktikan dengan perubahan nama yang
awalnya bernama academic camp, tahun ini berubah menjadi Athirah Camp.
“Melalui
tes ini, kami akan memotret kemampuan siswa untuk hidup berarasrama. Selain
itu, melalui beberapa kegiatan dalam tes ini, kami pun akan melihat potensi
yang dimiliki oleh masing-masing siswa. Potensi tersebutlah yang nantinya akan
dikembangkan ketika resmi terdaftar sebagai siswa Athirah Bone. Tahun ini pun
cukup berbeda, nama Academic Camp yang digunakan pada tahun-tahun
sebelumnya berubah menjadi Athirah Camp. Alasannya, tahun ini yang dinilai
bukan hanya dari segi akademiknya saja, tapi juga tentang bagaimana mereka bisa
menjalani kehidupan berasrama di Sekolah ini.” Ujarnya.
Surya
Putra Fajar sebagai peserta Athirah Camp mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan
ini cukup seru. Selain karena bisa merasakan langsung sistem yang ada, para
peserta juga dapat menjalin silaturahim dengan para panitia.
“Athirah Camp-nya seru. Kita bisa kenalan
sama panitia yang ramah dan bisa merasakan langsung sistem yang berlaku di
sana,” tutupnya. (Muh. Iqra Bintang
Syawal)

