KSM Tingkat Kabupaten Bakal Digelar, Seperti ini Persiapan SMA Islam Athirah Bone
KSM (Kompetisi Sains Madrasah) merupakan salah satu ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Meski namanya kompetisi sains madrasah, namun kompitisi ini ditujukanjuga ditujukan bagi siswa dari sekolah umum. Pada ajang ini, siswa diadu dalam bidang sains yang dielaborasi dengan nilai-nilai Islam.
Pada tahun ini, KSM tingkat kabupaten sebentar lagi bakal digelar, tepatnya, Sabtu, 21 Agustus 2021. Sekolah Islah Athirah Bone yang selama ini getol dalam mengikuti lomba, juga tak ketinggalan dalam ajang ini. Sejumalah persiapan pun telah dilakukan. Para siswa yang terpilih menjadi perwakilan sekolah tengah melakukan karantina. Mereka belajar dengan intensif di bawah arahan pembimbing masing-masing.
Saat rapat evaluasi persiapan bersama wakasek kurikulum SMA Islam Athirah Bone, mereka mengaku siap untuk bertanding. Meski soal tahun ini cukup berbeda dari tahun sebelumnya, namu hal tersebut mejadi tantangan tersendiri.
“Selama proses karantina, saya latihan secara intensif mengerjakan soal-soal KSM tahun-tahun sebelumnya dan mendalami materi terintegrasi (sains dan nilai-nilai Islam). Saya juga banyak-banyak berkomunikasi dengan pembeimbing, terutama terkait materi yang belum saya paham. Insya Allah, saya siap mengikuti lomba meski tahun ini solanya lebih sulit sebagaimna saat simulasi karena ada soal yang berbahasa Arab, sperti kitab gundul. Adapula yang berbahasa Inggri. Itu akan menjadi tantangan tersendiri,”ujar Kharul Anam, peserta KSM bidang geografi, saat ditanya tentang kesiapannya.
“Selama ini saya banyak membedah soal-soal KSM terintegrasi bersama Kak Nurhafidah (peserta KSM tahun sebelumnya). Jika ada soal yang saya anggap sulit, saya selalu konsultasi ke dia dan alhmdulillah sangat membantu. Saya mendapat banyak tentang trik dan tips mengikuti KSM dari pembimbing. Insya Allah, saya siap mengikuti KSM meski tahun ini penuh tantangan,” ungkap Ramli, peserta KSM bidang ekonomi, ketika ditanyakan kesiapannya
Peserta dari bidang lain, yakni fisika (Nailah Zhafirah Ramadhany Batara), Kimia (Muh. Imran), Matematika (Muh. Aditya Yusuf), dan Biologi (Nur Ainun) juga menuturkan kesiapannya dengan hal yang senada.
“KSM tahun ini memberikan tantangan tersendiri bagi anak-anak. Di samping dilaksanakan secara daring, siswa juga dituntut untuk menguasai materi secara mumpuni. Mereka juga harus memiliki bekal cukup terkait nilai-nilai Islam atau ayat-ayat Alquran karena akan terintegarasi dalam soal yang diujikan. Insya Allah, anak-anak kita akan diberi kemudahan karena telah mempersiapakan diri dengan baik. Semoga mereka menjadi anak yang beruntung sembari berdoa agar pelaksanaan KSM ini diikuti dengan jujur dan penuh integritas oleh semua peserta,” tutur Rapika Samsyu selaku pembimbing bidang kimia saat dikonfirmasi via WA.
Pada akhirnya, kita doakan semoga para utusan dari sekolah yang bermoto Anggun, unggul, dan Cerdas ini diberi kemampuan dan kelancaran selama lomba belangsung. Semoga mereka mendapatkan hasil terbaik dan bisa membawa nama sekolah, nama Kabupaten Bone, nama Sulawesi Selatan ke tingkat nasional pada ajang KSM ini. Amin.
Andi Reski Citra Rahmayani, S.Pd.

