Menjadi Mahasiswa Terbaik di Turki, Begini Sosok Haryono Alumni SMA Islam Athirah Bone
Mengukir prestasi di negeri orang bukanlah hal mudah, namun tidak mustahil. Begitupula yang dirasakan Haryono, salah satu alumni Angkatan ketiga SMA Islam Athirah Bone yang baru-baru ini menyelesaikan studinya di Selcuk University. Penasaran dengan sepak terjang dan profilnya? Yuk disimak infonya berikut ini!
Lahir di kabupaten Bone tepatnya di Boda, 24 April 1998, Haryono merupakan salah satu penerima beasiswa penuh dari Yayasan Kalla pada saat mengenyam pendidikan di SMA Islam Athirah Bone. Selama menempuh pendidikan di SMA Islam Athirah Bone, Eno, sapaan akrabnya, adalah siswa yang prestatif dengan torehan prestasi hingga ke tingkat internasional. Selama menjadi siswa, Eno telah mengharumkan nama sekolah dan mencatutkan namanya sebagai peraih medali perak pada ajang Olimpiade Sains Nasional cabang Geografi tahun 2014, peraih medali perunggu pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) cabang Geografi tahun 2015, dan menjadi peserta Pelatihan Nasional untuk persiapan Olimpiade pada tahun yang sama. Selain menjadi medalis OSN, Eno juga banyak menyumbangkan piala pada lomba-lomba kampus baik tingkat provinsi, regional, hingga nasional.
Menjadi raja lomba, membuat langkahnya makin mantap untuk mendaftarkan diri ke Unversitas terbaik. Sempat menjadi mahasiswa selama tiga bulan di Universitas Gadjah Mada, remaja yang pernah menjadi partisipan pada program Gojek’s Data Analysis Apprenticeship ini pun mencoba peruntungan, akhirnya lulus di Selcuk University dan berhasil mendapatkan program beasiswa dari Turkiye Burslari University.
Selama di Turki, peraih The High Honor Program Awardee of Faculty of Economy and Business Administration for 8 Consecutive Semesters ini tetap menyibukkan diri dengan berbagai aktifitas akademik dan mengisi berbagai seminar maupun workshop di Indonesia, terutama selama pandemi. “Salah satu hal yang disyukuri dari pandemi ini adalah bisa memperluas jaringan dengan mengisi kegiatan via daring. Sisa menyesuaikan aja sih dengan waktu Turki dan Indonesia” ujarnya via WhatsApp.
Setelah menjadi mahasiwa Selcuk University kurang lebih 5 tahun, akhirnya 8 Juli 2021 lalu, Haryono resmi menyandang gelar sarjana Ekonomi dengan raihan yang luar biasa. Tak tanggung-tanggung, pada proses pengukuhannya Eno berhasil memboyong tiga penghargaan yaitu 1st best Graduate of Business Administration Department, 2nd Best Graduate of Faculty of Economy and Business Administration, dan Best 50 Graduates of Turkiye Burslari Scholarship 2021.
Saat ditanya bagaimana sepak terjangnya hingga bisa mendapatkan prestasi yang luar biasa di negeri orang, Eno menjawab diplomatis, “Hmm, belajar sih pastinya. Tapi belajarnya tidak mengejar nilai dan untuk menjawab soal-soal ujian. Belajar karena didorong oleh rasa ingin tahu. Belajar karena ingin memahami bagaimana penjelasan dibalik berbagai fenomena yang terjadi di sekitar. belajar karena ingin menjadi manusia tercerahkan. Cara pandang terhadap belajar dan motivasi dibalik belajar itulah yang membuat belajar menjadi kegiatan yang sangat seru dan menyenangkan. Prestasi dan hal lain itu hanya bonus”
Eno juga saat ini tengah berkarir di salah satu anak perusahaan Digital Marketing Platform Company dari New York. “Fokus sama kerjaan yang sekarang digeluti sambil masih belajar. Belajarnya mungkin untuk persiapan S2 atau untuk membangun perusahaan/startup sendiri yang bergerak di bidang sustainability”, jelasnya saat ditanya tentang proyeksinya kedepan. Semoga makin suskes ya! (Eva Rukmana_ SMA Athirah Bone)

