Gelar Reading Day, SMA Islam Athirah Bone Stimulus Otak dengan Budayakan Baca Bersama
Senin, tanggal 15 Agustus 2022 siswa-siswi SMA Islam Athirah Bone melaksanakan kegiatan Reading Daydi selasar utama lantai 1 gedung sekolah, Kegiatan ini merupakan salah satu gerakan literasi yang menjadi salah satu program utama sekolah dan sebagaimana ditegaskan pula pada firman Allah pada surah Al Alaq yaitu “bacalah”.
“Para peserta sangat antusias melakukan kegiatantersebut, mereka bersemangat membaca buku yang telah dibawa dari asrama. Mereka menyadari bahwa dengan membaca buku yang bermanfaat mereka banyak merangsang otak tetap aktif dan mencegah dari kehilangan kemammpuannya dan dapat melatih diri untuk lebih terbiasa dalam membaca serta juga membiasakan diri untuk menyerap informasi yang dibaca dan dirangkum dengan menggunakan bahasa yang dipahami,” Ungkap salah satu koordinator Pengurus OSIS SMA Islam Athirah Bone, Andi Evi Djayanti, S.Pd.
Muhammad Abyan Fatih Dzaki selaku MC dalam kegiatan reading day ini menyampaikan bahwa kegiatan ini dikemas menjadi dua sesi, sesi pertama semua siswa terlebih dahulu membaca buku, dan sesi ke duanya nantinya beberapa siswa akan diundang untuk menceritakan atau menjelaskan bacaan yang telah dibaca, mulai dari judul, isi, kelebihan dan kekurangan buku tersebut di hadapan para peserta.
Ahmad Nabil adalah salah satu siswa yang berkesempatan untuk menjelaskan bacaan bukunya. Pada kesempatan tersebut, siswa yang duduk di kelas XI Al hamid tersebut menjelaskan bahwa tiga hal yang bisa dilakukan untuk menangani masalah yang terjadi disekolah adalah dengan menghadapi masalah tersebut,jangan menghindar, kedua mencari solusi dan ketiga menentukan langkah - langkah dari solusi tersebut.
Reading Day adalah kegiatan kesiswaan SMA Islam Athirah Bone yang menjadi suatu usaha atau kegiatan yang bersifat partisipatif dengan melibatkan warga sekolah (peserta didik, guru, kepala sekolah tenaga kependidikan, serta orang tua/ wali siswa.
Kegiatan tersebut tujuan untuk mewujudkannya berupa pembiasaan membaca pada peserta didik. Ketika pembiasaan membaca terbentuk, selanjutnya akan diarahkan ke tahap pengembangan, dan pembelajaran. Variasi kegiatan dapat berupa perpaduan pengembangan keterampilan reseptif maupun produktif yang terjadwal, agar dampak keberadaan literasi sekolah dapat diketahui dan terus-menerus dikembangkan. Tim Athirah Web_Andi Evi Djayanti

