image

Sambut Kurikulum Paradigma Baru, Seluruh Guru TK Islam Athirah 1 Ikuti In House Training Program Sekolah Penggerak

TK Islam Athirah 1 Kajaolalido menggelar pelatihan In House Training (IHT) yang merupakan Program Sekolah Penggerak. Sabtu (21/8/2021).

Kegiatan itu digelar di TK Islam Athirah 1 Jalan Kajaolalido nomor 22 Makassar. Kegiatan ini dilaksanakan selama 8 hari mulai tanggal 21-28 Agustus 2021. Sebanyak 9 guru TK Islam Athirah mengikuti kegiatan tersebut. Kepala TK Islam Athirah 1, Siti Khotijah, S.Pd. mengatakan, kegiatan ini merupakan Program Sekolah Penggerak dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dimana sebelumnya sudah lebih dulu diikuti oleh Kepala Sekolah dan 2 orang guru perwakilan.

“Kegiatan IHT diawali dengan pelatihan Komite pembelajaran yang diikuti kepala sekolah dan 2 orang guru dari tgl 3-14. Peserta IHT terdiri dari guru TK Kelompok A dan B dengan jumlah 9 orang”. Tuturnya dalam sambutan.

Lebih jauh ia menambahkan kegiatan ini adalam Program Sekolah Penggerak yang akan menjadikan Sekolah Islam Athirah khususnya TK Islam Athirah 1 menjadi sekolah penggerak dengan kurikulum paradigm baru yang dapat melahirkan generasi Profil Pelajar Pancasila sesuai dengan tujuan dibentuknya sekolah penggerak oleh Mentri Pendidikan dan Kebudayaan.

“Harapannya TK Islam Athirah 1 dapat menjadi sekolah penggerak dimana guru-guru akan menciptakan peserta didik yang berakhlak mulia dan mencetak generasi Profil Pelajar Pancasila sesuai dengan tujuan Kurikulum Paradigma Baru ini. Kurikulum ini dirancang dengan menciptakan program merdeka belajar. Anak didik akan bermain sambil belajar sesuai dengan kebutuhan dan tahap perkembangannya,” imbuhnya.

Turut pula hadir Kepala Seksi pembelajaran PAUD, Yasmain Gasba, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya ia memberikan motivasi untuk guru-guru sekolah penggerak menciptakan generasi Profil Pelajar Pancasila sesuai dengan filosofi K.I.Hajar Dewantara.

“Dari Filosofi K.I.Hajar Dewantara kita harus bergerak. Perubahan itu kekal. Seperti itu juga kurikulum yang akan terus mengalami perubahan sesuai dengan zaman. Didik anak sesuai zamannya. Guru-guru harus menciptakan program yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Menggali potensi setiap anak. Menciptakan pembelajaran yang menyenangkan bagi anak”.

Kegiatan ini juga dibuka dengan resmi oleh DR. Pantja Nur Wahidin, M.Pd. sebagai KABID GTK Dinas Pendidikan Kota Makassar.

Citizen Reporter: Ayu Wulansari

Previous PostRezky Angraeni, Sosok Nakhoda Baru Kesiswaan SMP Islam Athirah Bone
Next PostGelaran National Science Competition 2021, SMP Islam Athirah Bone Sabet Perunggu Bahasa Inggris