image

Kiat Sukses SMA Islam Athirah Bone Bisa Raih Prestasi di Berbagai Bidang

Sekolah Islam Athirah Bone, sekolah besutan Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12, Jusuf kalla, baru-baru ini berhasil meraih posisi sebagai sekolah terbaik ke-2 di Sulawesi Selatan. Posisi tersebut naik satu tingkat dari tahun sebelumnya yang berada di posisi ke-3.

Meraih posisi tersebut bukanlah hal mudah. Terlebih yang dijadikan sebagai patokan adalah hasil UTBK siswa yang dirata-ratakan dengan nilai tahun sebelumnya.

Selain keberhasilan meraih posisi terbaik kedua di Sulsel, Athirah Bone juga kerap mendapat prestasi  di berbagai bidang dan jenjang lomba. Mulai dari lomba tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional dengan bidang lomba yang meliputi sains, seni, Alquran, olahraga, karya ilmiah, wirausaha, dan sebagainya.

Yang lebih menarik, beberapa waktu lalu sekolah di bawah naungan Yayasan Kalla ini berhasil meraih medali pada dua ajang perlomban bergengsi di tingkat nasional dalam waktu yang hampir bersamaan. Kedua ajang tersebut, yakni KSM (Kompetisi Sains Madrasah) dan KSN (Kompetisi Sains Nasional). Pada ajang KSM, SMA Islam Athirah Bone berhasil meraih medali perak bidang Fisika Terintegrasi. Begitupun di ajang KSN, medali perak bidang geografi juga berhasil diboyong.

Prestasi-prestasi yang diraih merupakan buah dari kerja sama dan kerja keras oleh semua pihak, tak terkecuali siswa sebagai ujung tombak. Semuanya melalui proses yang cukup panjang, mulai dari persiapan hingga strategi saat lomba yang diikuti sedang berlangsung.

Saat proses persiapan, sebelum mendaftarkan diri, pembina terkait benar-benar selektif dalam memilih siswa yang akan diutus. Setelah penyeleksian, siswa mengikuti karantina dengan waktu yang cukup. Pada masa karantina itulah, siswa diberikan bekal mumpuni sesuai lomba yang akan diikuti. Siswa dan pembimbing benar-benar berkolaborasi untuk mematangkan kesiapan mengikuti lomba.

Begitupun sekolah secara umum. Siswa yang mengikuti lomba diberi dukungan penuh sehingga mereka  benar-benar merasa terpilih dan mengikuti lomba dengan penuh optimis. Hal lainnya yang turut memberi kesuksesan bagi setiap perwakilan Athirah Bone saat mengikuti lomba, yaitu doa tulus dari semua warga sekolah.

Selain persiapan dan dukungan, yang tak kalah pentingnya adalah apresiasi. Setiap selesai mengikuti lomba, sekolah memberi penghargaan kepada siswa. Penghargaan yang diberikan biasa berupa barang fisik seperti buku atau pemajangan foto  di sudut prestasi sekolah, atau sekadar pemberian ucapan selamat berupa flayer. Meski demikian, hal tersebut diakui siswa sebagai sebuah kebanggan tersendiri dan mereka merasa senang. Selain itu, apresiasi yang diberikan kerap menjadi pemacu semangat  siswa dalam mengikuti berbagai ajang lomba.

Kunci kesuksesan lainnya adalah mindset yang ditanamkan kepada siswa bahwa mereka mengikuti lomba tujuan utamanya bukan meraih juara. Akan tetapi, lomba yang diikuti adalah bagian dari sebuah proses belajar yang akan memberinya banyak pengalaman. Semakin banyak persiapan yang dikantongi peluang untuk berhasil semakin terbuka lebar. Juara yang diraih adalah bonus yang didapatkan atas proses yang diikuti, namun pengalaman adalah pelajaran berharga yang belum tentu didapatkan oleh orang lain.

Dengan mindset tersebut, siswa berlomba tanpa beban dan bisa berkreasi dengan segala kemampuan yang dimiliki. Alhasil, mereka bisa mempersembahkan medali untuk sekolah dan mengahrumkan nama sekolah di berbagai kancah perlombaan. Semoga Athirah Bone jaya selalu.


Andi Reski Citra Rahmayani, S.Pd.

Previous PostAthirah Bone Raih Juara Umum Aqsha Competition Vol 6 2021
Next PostSMA Islam Athirah 1 Makassar Raih Juara 1 Student Science Competition (SSC) Caisson 2021 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan