image

Universitas Hasanuddin hingga Institut Teknologi Bandung Berhasil Ditaklukkan Siswa SMA Islam Athirah Bone Melalui Jalur SBMPTN 2021

    Senin, 14 Juni 2021 menjadi hari yang paling dinanti-nanti oleh seluruh siswa. Pasalnya hari tersebut menjadi waktu diumumkannya salah satu jalur masuk perguruan tinggi, yaitu SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Momen tersebut juga ditunggu-tunggu oleh  siswa SMA Islam Athirah Bone, khususnya yang mendaftar  UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer), ujian masuk perguruan tinggi yang dilaksanakan oleh LTMPT.

    Setelah pengumuman dirilis, sebanyak 24 siswa dinyatakan lolos melalui jalur SBMPTN. Hal tersebut sangat membanggakan semua warga sekolah. Selain karena jumlahnya yang bertambah dari tahun sebelumnya, PTN yang diraih merupakan kampus-kampus terbaik yang ada di Indonesia. Kampus tersebut di antaranya ITB, UNHAS, Untad, UNM, Haluleo, Undip, dan PNUP. Kelulusan di kampus-kampus tersebut menambah deretan sebaran alumni SMA Islam Athirah Bone di perguruan tinggi negeri.

    Selain melalui jalur SBMPTN, sebelumnya sebanyak 14 siswa SMA Islam Athirah Bone  telah mendapatkan kampus melalui jalur SNMPTN atau jalur undangan. Dari keempat belas siswa tersebut, mereka tersebar di empat PTN, di antaranya  UGM, Brawijaya, UNHAS, dan UNM.

    Di samping jalur undangan PTN, adapula jalur undangan dari PTS (Perguruan Tinggi Swasta). Sebanyak 12 siswa berhasil mendapatkan tiket masuk beserta dengan beasiswa penuh atas biaya perkuliahan. Jalur undangan dari PTS ini merupakan wujud kerja sama  SMA Islam Athirah Bone dengan kampus swasta. Kampus yang notabenenya cukup favorit dan bergengsi. Sebut saja Universitas Prasetya Mulya, Universitas Pertamina, dan ITB Kalla (Institut Teknologi dan Business Kalla). Dari kedua belas siswa tersebut, 9 di antaranya juga termasuk dalam deretan siswa yang lulus SBMPTN.

    Selain PTN dan PTS, ada juga enam siswa yang tersebar di sekolah tinggi/pesantren khusus penghafal Alquran. Mereka memilih untuk  memperdalam ilmu Alquran dan tidak mengikuti seleksi SNMPTN maupun SBMPTN. Hal ini merupakan wujud salah satu program di sekolah, yakni bimbingan karir. Siswa senantiasa mendapatkan pendampingan dari guru BK terkait rencana dalam melanjutkan studi sesuai minat masing-masing.

    Melihat keberhasilan siswa dalam meraih kampus impian, guru karyawan dan kepala sekolah tak hentinya mengucap syukur dan bangga atas capaian siswa.

    “Selamat dan sukses kepada Ananda yang telah lulus SBMPTN. Begitupula kepada Ananda yang sebelumnya juga sudah lulus jalur undangan. Ini adalah keberhasilan yang patut disyukuri. Jika tahun lalu, siswa yang lulus mampu menempatkan SMA Athirah Bone sebagai sekolah terbaik ke-3 di Sulawesi Selatan  berdasar hasil UTBK, tahun ini dengan jumlah siswa yang lebih banyak terjaring melalui SBMPTN dengan sistem UTBK tentu kita berharap posisinya bisa lebih meningkat, tidak hanya di Sulsel, tetapi juga dalam skala nasional.” Ungkap Syamsul Bahri, S.Pd.I., M.Pd. Selaku kepala sekolah SMA Islam Athirah Bone.

    Hal tersebut bukan tidak mungkin. Jauh sebelum pelaksanaan UTBK, SMA Islam Athirah Bone melaksanakan berbagai program sebagai persiapan dan bekal siswa. Program tersebut mulai dari pemetaan minat, bimbingan karir oleh BK, kunjungan kampus virtual, bimbingan instensif, dan sebagainya.”

    ”Selamat kepada siswa yang telah berhasil meraih kampus. Ini adalah wujud kerja keras dan buah dari persiapan yang telah dilakukan sebelumnya melalui berbagai program. Meski  segalanya dilakukan dari rumah (BDR), tapi siswa mengikuti dengan baik dan mampu membuktikannya saat pengumuman hasil seleksi masuk perguruan tinggi. Selain itu, apresiasi kepada Bapak/Ibu guru yang senantiasa mendampingi hingga siswa bisa berhasil. Begitupun kepada orang tua yang senantiasa memberi doa dan dukungan atas kesuksesan Ananda,” Ungkap A.Reski Citra Rahamayani, selaku Wakasek Kurikulum SMA Islam Athirah Bone.

Berikut daftar siswa SMA Islam Athirah Bone yang lulus jalur SBMPTN:

1. Muh Maulana Yusuf (MIPA, ITB)

2. Reski Suci Amalia (Pend. Kedokteran UIN Alauddin)

3. Ahmad Sudais (Arsitektur, ITB)

4. St. Fatimah (Ekonomi Pembangunan, UNHAS)

5.Erza Rinanda (Sosiologi, Unhas)

6. Abdullah Rayhan Eden (Teknik pertambangan, ITB)

7. Erwin Arsyad (Pendidikan dokter, Universitas Tadulako)

8. Isabella Rai Labaso (Ekonomi Pembangunan, UNHAS)

9. Airell Rafi Atalla Alexander (Perikanan, UNHAS)

10. Utari Nur Pratiwi (Antropologi, UNHAS)

11. Ratu Syifa Andrana (Administrasi Negara, UNM)

12. Aldawia (Psikologi, UNM)

13. Nurul Mutmainnah (Ekonomi Pembangunan, UNHAS)

14. Ayu Sasmita (Manajemen, Unhas)

15. Muh. Farhan Maulana (Administrasi Publik, UNHAS)

16. Fathana Ash Shadiq Rusyid (Geofisika, UNHAS)

17. St. Aisyah (Fisika, UNHAS)

18. Nurul Fadhilla (Manajemen UNHAS)

19. Muh Fadhel Fauzan (Ilkom, UNHAS)

20. A. Mutmainnah Jaya (Manajemen, UNHAS)

21. Nabila Lestari (Adm Publik, UNHAS)

22. Ummul Khairi (FK, Universitas Haluleo)

23. Dian Syahraini Ain (Jasa Konstruksi, PNUP)

24. Rizha Angraini ( sejarah, Undip)



Previous Post40 Siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar Tembus SNMPTN, SBMPTN, dan Seleksi Bibit Unggul Berprestasi (SBUB) 2021
Next PostTim Verifikasi Dinas Cek Kesiapan Pelaksanaan Tatap Muka Terbatas SD Islam Athirah 1 Makassar