Siswa Athirah Bone, wakili Indonesia di Model United Nations 2019
Asia World Model United Nations (AWMUN) adalah sebuah ajang persaingan antar bangsa-bangsa yang diselenggarakan oleh International Global Network (IGN) tanggal 30 Januari sampai 2 Februari
mendatang di Bangkok,
Thailand. Memasuki tahun keduanya pada 2019 mendatang, ajang ini memiliki
tujuan untuk mengumpulkan 1000 orang pemuda dari seluruh dunia mulai dari usia
17 sampai dengan 25 tahun untuk mengalami diplomasi dalam multikulturalisme.
Selain itu, forum ini merupakan simulasi sidang PBB
yang menerapkan tata cara sidang PBB asli. Dalam simulasi ini peserta akan
melakukan diplomasi dengan menjadi perwakilan suatu negara seperti Amerika,
Canada, Indonesia dan lain sebagainya. Dalam diplomasi tersebut, para peserta
akan membahas isu isu terhangat di dunia Internasional. Para peserta yang ikut
didalamnya pun bukan sembarang orang. Karena pelaksana kegiatan betul-betul
memilih siapa yang akan mereka kirim menjadi perwakilan dari Indonesia dalam simulasi
siding PBB ini.
Menjadi sebuah kebanggaan, salah seorang siswi dari
SMA Islam Athirah Bone berhasi terpilih menjadi perwakilan untuk mengikuti
AWMUN ini. Ia adalah Mayang Azkiah,
siswi kelas XII MIPA SMA Islam Athirah Bone. Mayang bercerita bahwa pada
kali pertama ia hanya melihat platform pendaftaran di Instagram dan mencoba
untuk mendaftar. Pada awalnya ia merasa bahwa dirinya mustahil untuk bisa
lolos, namun anggapannya tersebut akhirnya terbantahkan dengan masuknya email
yang berisikan undangan untuk mengikuti Asia World Model United Nations ini. Ia
pun bercerita bahwa motivasinya untuk mengikuti konfrensi ini adalah untuk
mengembangkan skill diplomasi, public speaking, leadership, dan tentunya untuk
membangun relasi yang lebih luas dengan para pelajar dari berbagai Negara.
Dengan terpilihnya mayang sebagai perwakilan Indonesia
di Model United Nation 2019 ia berharap dapat mengharumkan nama Indonesia dan
daerah tempat ia bersekolah.
“Semoga saya
dapat mengharumkan nama Indonesia, Bone, tempat saya bersekolah. Semoga dapat
memperkenalkan bone di kancah internasional, mengharumkan nama daerah saya.”
Ujar Mayang.
Hal ini diharapkan dapat memacu semangat siswa dan
siswi yang lain untuk terus berprestasi. Baik di dalam, maupu di luar negri
agar nama Indonesia makin dilirik oleh berbagai Negara di dunia.

