SEJARAH MENCETAK SEJARAH
“ Sejarah mencetak sejarah,” Seru beberapa siswa sesaat setelah pengumuman hasil lomba.
Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Makassar mengadakan Olimpiade Sejarah yang diikuti oleh 32 sekolah dari tingkat SMA/SMK/MA se-SulSelBar.
Olimpiade yang berlangsung pada 12-16 Maret 2018 itu, terdiri dari beberapa cabang lomba seperti debat, cerdas cermat, history telling dan LKTI (Lomba Karya Tulis Ilmiah).
SMA Islam Athirah Bone selaku sekolah yang pertama kali mengikuti event yang telah ada sejak tahun 2016 tersebut berhasil menyabet gelar juara umum yang selama dua tahun belakangan telah disandang oleh SMAN 11 Pangkep.
Menurut Nirma S.Pd selaku guru sejarah di Sekolah yang terletak di Panyula itu, kemenangan kali ini bukanlah sesuatu yang instant melainkan didapat dari hasil belajar keras disela-sela kesibukan dalam menghadapi PTS (Penilaian Tengah Semester).
“Alhamdulillah kami bisa menang dan merasa sangat puas. Betapa tidak, perwakilan Athirah Bone, yang notabenenya pendatang baru, berhasil menjadi yang terbaik hampir di semua cabang lomba. Alhasil Athirah Bone bisa meraih juara umum,” ujarnya.
“Yang membuat kami sangat bahagia adalah usaha keras siswa tidak sia-sia. Betapa tidak dalam mempersiapkan diri mereka harus bisa menyeimbangkan waktu untuk belajar. Hal ini dikarenakan persiapan lomba bertepatan dengan pelaksanaan PTS,” tambahnya.
Yusril Yusuf selaku peserta pada cabang lomba cerdas cermat berharap semoga olimpiade ini rutin diadakan setiap tahun dan dapat membuktikan bahwa mata pelajaran Sejarah juga bisa diperlombakan.
“Semoga ajang ini bisa diadakan setiap tahun dan dapat membuktikan bahwa tidak hanya pelajaran matematika serta bidang sains lainnya saja yang bisa diperlombakan, melainkan sejarah juga punya olimpiadenya tersendiri dan Athirah Bone bisa memenangkannya ,” Tutupnya. (Muh. Iqra Bintang Syawal)

