image

Menyusun Target Diri, Salah satu strategi peserta KSN SMA Islam Athirah Bone menuju KSN Tingkat Provinsi

Kompetisi Sains Nasional Tingkat Provinisi Sulawesi Selatan tidak lama lagi dihelat. Ajang paling bergengsi dalam bidang akademik yang dilaksanakan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan ini menjadi salah satu yang paling dinantikan bagi siswa yang memiliki kemampuan dan preferensi terhadap ilmu sains.

Dalam menghadapi kompetisi ini, tentu berbagai upaya dilakukan oleh pihak sekolah dalam meloloskan putra-putri terbaik mereka. Begitupula yang tengah diupayakan SMA Islam Athirah Bone saat ini. Siswa berjumlah 14 orang yang dinyatakan lolos pada Kompetisi Sains Nasional Tingkat Provinisi tersebut akan bertanding pada Agustus mendatang, dan saat ini sedang dalam proses pembimbingan secara luring di sekolah. Mereka sudah mulai mengikuti proses karantina sejak tanggal 4 Juli lalu. Namun, tidak hanya sekedar mengikuti kelas pembimbingan, mereka juga menyusun target diri dan langkah strategis dalam menghadapi kompetisi tersebut.

Kami memang meminta mereka menyusun target pribadi agar arah pembimbingan lebih jelas. Langkah-langkah strategis dalam mencapai target tersebut juga perlu dibuat sebagai bentuk usaha nyata yang mereka lakukan.” terang Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA Islam Athirah Bone, Andi Reski Citra Rahmayani saat ditemui di sela-sela rapat kerja yang dilaksanakan di wilayah 3 Sekolah Islam Athirah tersebut. “Alhamdulillah anak-anak juga sangat excited dalam menyusunnya, dan berharap apa yang telah mereka tuliskan sebagai target dapat terealisasi” tambahnya sambil menunjukkan beberapa tulisan berisi target pribadi siswa-siswa tersebut.

Ketika dikonfirmasi terpisah, beberapa siswa peserta KSN SMA Islam Athirah Bone pun mengaku membuat target sesuai kemampuan, “Saya menuliskan (target) untuk bisa lolos h Kompetisi Sains tingkat nasional hingga meraih medali. Untuk itu, maka saya akan mempelajari materi yang belum saya ketahui, memperdalam dan mereview materi yang belum saya kuasai serta saya akan mengerjakan soal-soal ekonomi minimal 50 soal (pilihan ganda) setiap hari. jelas Muh. Ramli, yang mengikuti KSN cabang Ekonomi. Lain lagi yang disampaikan oleh Muh. Fadil, siswa yang memilih cabang lomba Geografi. “Meraih tiket ke nasional adalah impian saya. Olehnya itu saya bertekad mengerjakan 100 soal per hari dan menuntaskan 1 materi/hari. Tentu, jalan langit juga ditempuh yaitu dengan memperkuat doa dan tidak boleh meninggalkan salat dhuha. Semoga dipermudah nantinya dalam menyelesaikan soal-soal yang diujikan dan tetap menjunjung tinggi kejujuran” jawab siswa kelas XI IPS Al Hafidz ini.

Dengan berbagai strategi yang ditempuh, SMA Islam Athirah Bone berharap tahun ini dapat meloloskan lebih banyak siswanya pada ajang Kompetisi Sains Nasional nanti. Semoga saja ya! (Eva Rukmana- SMA Islam Athirah Bone)

 

 

Previous PostInginkan Anak Disiplin, Ini Cara Unik Mendidik Anak Ala Jepang
Next PostRencanakan Program Pembelajaran 1 Tahun Kedepan, SD Islam Athirah 2 Gelar Raker