Tingkatkan Profesionalisme Guru, SD Islam Athirah 1 Makassar Hadirkan Wakil Rektor 1 Universitas Pertamina
Rabu (06/01/2021), SD Islam Athirah 1 Makassar kembali menggelar seminar motivasi di hari kedua dengan tema New Paradigm of Education. Hari kedua ini diisi oleh seorang narasumber handal yang juga merupakan Wakil Rektor 1 Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Ichsan Setya Putra. Seminar ini dihadiri oleh seluruh warga SD Islam Athirah 1 Makassar ditambah beberapa peserta dari SD Islam Athirah 2 Makassar.
Dalam sambutannya, Khasan, S.Pd. selaku kepala SD Islam Athirah 1 Makassar mengajak seluruh peserta untuk menatap awal semester 2 dengan semangat belajar. Beliau mengungkapkan bahwa SD Islam Athirah 1 Makassar akan mengikutkan 25 orang guru dalam Intensive English for Professional selama 3 bulan dalam kelas Basic dan intermediate. Guru-guru juga diminta belajar mandiri tentang experiential learning dan membuat PPt untuk mengikuti "Mandatory Internal Presentation Contest". Mengakhiri sambutannya, beliau menyemangati para peserta dengan menceritakan kisah seorang direktur yang menghadapi keluhan para pegawainya dengan menceritakan joke (lelucon) yang sama sebanyak tiga kali. Di akhir penyampaian joke nya, sang direktur tersenyum dan mengatakan bahwa kita tidak akan pernah menertawakan lelucon yang sama, mengapa kita harus mengeluh tentang hal yang sama berulang kali.
Prof. Dr. Ir. Ichsan Setya Putra selaku narasumber memberikan banyak motivasi bagaimana menjadi pendidik profesional. Beliau menceritakan sebuah kisah yang dari kisah itu kita belajar bagaimana sebagai seorang guru kita harusnya melakukan pekerjaan mendidik bukan hanya untuk mendapatkan gaji tiap bulan, tapi juga berpikir bahwa betapa pentingnya profesi pendidik ini sehingga kita akan bisa melakukannya dengan sepenuh hati. Dalam pemaparannya beliau juga mengungkapkan bahwa untuk menjadi seorang pendidik profesional mencintai profesi kita itu adalah hal yang penting. Namun, tidak cukup hanya dengan mencintai, kita juga masih harus bekerja keras untuk bisa menjadi seorang profesional. Di samping itu, passion dalam bekerja juga sangat dibutuhkan, sehingga saat kita mengajar, kita bisa menikmati setiap prosesnya dan kita tidak akan mudah menyerah ketika ada masalah.
Penulis : Dewi Purnama Sutji (Tim Web SD Islam Athirah 1 Makassar)

