Songsong OSN Tingkat Provinsi, SMA Islam Athirah Bone Tempuh Strategi Ini
Setelah pengumuman peserta OSN Tingkat Provinsi resmi dirilis pada Juli lalu, SMA Islam Athirah berhasil mendapatkan 22 tiket, bahkan beberapa mata uji berhasil disapu bersih oleh sekolah menengah yang mengusung konsep boarding ini. Mengantongi dua puluh dua tiket OSN ke level provinsi, membuat manajemen SMA Islam Athirah Bone lantas mendesain strategi khusus untuk meluluskan siswanya ke tingkat nasional.
Langkah ekstrim yang diambil adalah bertambahnya jam pembimbingan di akhir pekan yang dimulai dari pukul 08:00 pagi hingga pukul 17:00 sore. Jadwal ini di luar dari pembimbingan reguler yang dilaksanakan pada jam pembelajaran dari hari Senin-Jumat mulai pukul 07:40 pagi hingga pukul 15:30 sore. Para peserta OSN delegasi SMA Islam Athirah Bone juga mengaku masih menambah kelas pembimbingan dengan mengikuti pelatihan secara mandiri, biasanya dilakukan pada sore hari di Senin hingga Jumat pukul 16:00-17:30, dan dilanjutkan kembali pada malam hari pukul 20:00-22:00.
Dengan jadwal yang padat ini, manajemen SMA Islam Athirah Bone berharap peserta OSN bisa memanfaatkan waktu dengan baik dan tetap melangitkan doa. “Anak-anak sudah berusaha keras dengan jadwal yang padat dan pelatihan mandiri yang diikuti, sisanya Allah yang menentukan hasil dan usaha yang telah mereka upayakan”, ujar Basri, S.Si., S.Pd., M.Pd., Gr., pembina OSN SMA Islam Athirah Bone bidang Kebumian dan Geografi.
Pada pembimbingan OSN di SMA Islam Athirah Bone, selain proses pembimbingan dihandle oleh pembina internal, yaitu para guru yang memiliki kualifikasi dalam membimbing OSN, manajemen SMA Islam Athirah Bone juga meng-hire pembina eksternal yang merupakan medalis OSN di tingkat nasional. “Sejak 2017 kita memang memakai jasa para medalis untuk ikut membimbing selama persiapan kompetisi akademik paling bergengsi di Indonesia ini. Alhamdulillah setiap tahun ada siswa kita yang berhasil mengukir prestasi hingga di tingkat Nasional. Pesaing tiap tahun tentu makin banyak yang bermunculan, dan hal itu membuat kami terus melakukan berbagai strategi untuk menyesuaikan kondisi. Mohon doanya semoga tahun ini kami kembali mengukir prestasi dan membawa nama Provinsi Sulawesi Selatan di kancah nasional.”, terang Basri, S.Si., S.Pd., M.Pd., Gr.di akhir sesi wawancara. (Eva Rukmana-Athirah Bone)

