Pemantapan Mutu Pendidikan dan Pengajaran, SD Islam Athirah 1 Makassar Lakukan Supervisi bagi Guru
Guru merupakan faktor penentu dalam pelaksanaan proses pendidikan di sekolah. Di masa pandemi ini mengingat begitu berat dan pentingnya tugas seorang guru maka seorang guru harus mampu berinovasi dan berkreasi untuk selalu meningkatkan kinerjanya agar dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Kinerja guru mencerminkan kemampuan guru yang terlihat dalam pelaksanaan tugasnya sebagai guru. Jika kemampuan guru baik maka kinerjanya juga akan tinggi sebaliknya jika kemampuan kinerja guru kurang baik maka kinerjanya juga rendah. Adapaun kiat yang dilakukan oleh SD Islam Athirah 1 Makassar yaitu pelaksanaan supervisi kepada seluruh guru. Pelaksanaan supervisi ini dijadwalkan berlangsung dari bulan September hingga Oktober.
Adapun yang bertindak langsung sebagai supervisor yaitu pimpinan SD Islam Athirah 1 Makassar yaitu Khasan, S.Pd., Arfyuni Firman, S.Pd.,M.Pd.,dan Jamaluddin, S.Ag.,M.Pd.I. Menurut Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum pelaksanaan supervise ini dilakukan setiap semester atau dua kali dalam setahun. Lebih jauh ia juga menjelaskan tentang tujuan supervisi ini diadakan menyeluruh kepada guru SD Islam Athirah 1 Makassar. “Tujuan supervisi ini adalah memberikan layanan dan bantuan untuk meningkatkan kualitas mengajar guru di kelas yang nantinya dapat meningkatkan kualitas belajar peserta didik. Bukan saja memperbaiki kemampuan mengajar tetapi juga mengembangkan potensi kualitas guru,” ucapnya usai melaksanakan supervisi.
Sebelumnya para guru sudah mendapatkan format supervisi yang menjadi aspek penilaian para supervisor. Beberapa penilaian diantaranya menyiapkan peserta didik secara fisik dan mental, apersepsi, menyampaikan tujuan pembelajaran, menyampaikan materi, penggunaan bahasa, melaksanakan pendekatan AIHES, menumbuhkan kebiasaan 4C, menggunakan alat/bahan, media/IT, pengelolaan kelas, interaksi di dalam kelas, penilaian hasil belajar dan masih banyak lagi. Poin di atas sangat penting dipenuhi ketika melakukan pengajaran di kelas karena akan menjadi penilaian oleh para supervisor.
Di akhir Wakil Kepala Sekolah yang akrab disapa Ms Uni mengungkapkan harapannya dengan diadakannya supervisi ini. “Harapan saya guru-guru bisa lebih kreatif lagi mencari dan menggunakan metode pembelajaran yang akan digunakan dalam PBM dan selain mengajar harapan saya guru bisa memasukkan unsur-unsur pembentukan karakter dan spiritualisasi ke dalam diri siswa sehingga mereka bisa menjadi pribadi yang tangguh yang cerdas yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT,” ujarnya melalui Whatsapp.
Penulis : Syahriyanti (Tim Web SD Islam Athirah 1 Makassar)

