Tingkatkan Kompetensi Al Quran, Guru SD Islam Athirah 1 Makassar Ikuti Tes Tahsin dan Tahfidz
Setiap tahun, Sekolah Islam Athirah melaksanakan serangkaian tes kompetensi untuk seluruh guru dan karyawan. Salah satu bidang yang diujikan adalah Al Quran. Tes kompetensi Al Quran ini terbagi menjadi dua yaitu tes tahsin dan tahfidz. SD Islam Athirah 1 Makassar dijadwalkan mengikuti tes tahsin pada hari Kamis (03/02/2022) dan tes tahfidz pada hari Jumat (04/02/2022). Tes ini bertempat di ruang kepala sekolah SD Islam Athirah 1 Makassar. Tes yang cukup menegangkan ini dimulai sejak pukul 08.00 pagi hingga masuk waktu shalat dhuhur.
Dihubungi melalui pesan whatsapp, Jamaluddin Mukhlis, S.Ag., M.Pd.I selaku wakil kepala sekolah bagian kesiswaan mengungkapkan bahwa tujuan diadakannya tes kompetensi Al-Quran adalah untuk meningkatkan kemampuan Al-Quran guru dan karyawan sekolah Islam athirah. Sehingga sebagai guru mereka dapat mengimplementasikan hal tersebut dan menjadi contoh bagi peserta didik yang mereka hadapi. “Alhamdulillah guru-guru itu sebelum adanya tes memang mereka sudah dibekali pembelajaran Al-Qur'an dua kali sepekan,” jelasnya saat ditanya tentang persiapan guru dan karyawan sebelum mengikuti tes.
Saat ditanya tentang harapan beliau terkait adanya tes kompetensi Al Quran, guru yang akrab disapa Pak Jamal ini mengatakan bahwa semoga dengan adanya proses tes kompetensi Al-Qur'an ini semua guru dan karyawan yang ada di Athirah khususnya di unit SD dapat membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. “Harapannya semoga guru-guru dapat mengajar atau mengingatkan siswa(i)nya jika ada yang bacaan Al-Qur'annya masih kurang tepat,” ungkapnya.
Sementara itu, Dwi Azmiyana, S.S. selaku salah seorang guru yang mengikuti tes ini menyampaikan bahwa tes kompetensi Al Quran ini merupakan media yang sangat dibutuhkan oleh para guru untuk meng-upgrade kemampuan Al Quran baik itu hafalan surah maupun bacaan Al Quran. “Perasaan saya cukup deg-degan ketika berhadapan dengan para penguji. Tetapi saya tetap mempersiapkan diri dengan membaca kembali materi tajwid dan murojaah hafalan,” ungkapnya saat ditanya tentang perasaan dan persiapannya menghadapi tes kompetensi Al Quran tersebut.
“Saya berharap setelah mengikuti tes ini, ilmu Al Quran saya dapat meningkat dan lebih termotivasi lagi untuk memperbanyak hafalan,” harap perempuan yang juga merupakan guru Bahasa Inggris SD Islam Athirah 1 Makassar ini.

