AKSI ATHIRAH PEDULI, DI TENGAH PANDEMI COVID-19
Pandemi Covid-19 ini telah mengubah banyak aspek kehidupan masyarakat. Perubahan yang paling dirasakan adalah kerugian ekonomi yang diderita oleh para pekerja sektor informal karena omsetnya berkurang akibat konsumen menahan diri untuk keluar rumah. Namun, disamping itu kebutuhan dasar rumah tangga tidak dapat ditunda.
Banyak masyarakat
yang menderita akibat wabah covid-19 ini. Selain mereka yang terjangkit, juga
mereka yang berada dalam kategori tidak mampu. Virus covid-19
telah menyadarkan masyarakat bahwa setiap tindakan bisa berdampak kepada sesama.
Untuk itu, guru dan karyawan Sekolah Islam Athirah Bone menggelar aksi
solidaritas dan penggalangan dana yang dilakukan dengan membagikan sembako
untuk masyarakat yang kurang mampu dan pekerja informal yang mata
pencahariannya terganggu oleh tuntutan kerja di rumah.
“Jaringan kemanusiaan ini dilakukan guna membantu masyarakat kurang mampu yang
terdampak imbas covid-19, karena di waktu yang normal saja mereka kesulitan
apalagi dalam kondisi seperti ini” ujar Syahrir sebagai Wakasek Sarpras dan IT
Sekolah Islam Athirah Bone.
Pencairan donasi tahap pertama telah
tersampaikan langsung ke tangan masyarakat yang membutuhkan. Sebanyak 57 paket
kebutuhan sembako telah disalurkan kepada masyarakat kurang mampu yang berada
di sekitar Sekolah Islam Athirah Bone, tetangga guru dan karyawan, serta
pemulung.
Penyaluran donasi dilakukan secara bertahap
karena wabah ini diprediksi masih akan berlangsung panjang. Ditargetkan 1000
paket sembako dapat disalurkan dari Athirah semua wilayah yaitu Kajaolalido,
Bukit Baruga, dan Bone.
Aksi ini mendapat respon positif dari
masyarakat seperti yang dilontarkan Syahrir, berikut:
“Ada masyarakat yang saat dibagikan
dia bilang (terimakasih banyak maga na maega ladde kasi’ diarekka) yang
artinya kenapa banyak sekali diberikan ke saya, padahal jika dirupiahkan
nominalnya Rp. 100.000 tetapi bagi mereka sudah sangat banyak dan sangat
membantu”
Sedikit bantuan dari kita meskipun
sebenarnya kadar yang diberikan mungkin kecil, akan tetapi sangat berarti bagi
mereka yang menerima. Kini saatnya kita bahu-membahu memberikan dukungan,
bekerjasama dan berkontribusi agar pandemi Covid-19 ini segera berlalu.
Tahap kedua akan disalurkan lagi, dan kami mengajak orang tua siswa yang ingin ikut berkontribusi dalam aksi kemanusiaan ini. Yuk berbagi, karena berbagi tidak akan membuat kita rugi.
-Kebaikan itu menular, semoga kita virusnya-
Nurwaqiyah
(CI Officer Sekolah Islam Athirah Bone)

