Kompetisi Sains Madrasah: SMP-SMA Islam Athirah Bone Persembahkan 3 Medali untuk Sulsel
Perhelatan
bergengsi tingkat nasional, Kompetisi Sains Madrasah 2022, baru saja digelar.
Komptesi yang diikuti oleh berbagai sekolah Islam mulai jenjang SMP hingga SMA
sederajat itu dilaksanakan pada 10-13 Oktober di Jakarta. Pada ajang tersebut,
Sekolah Islam Athirah Bone berhasil memboyong 3 medali.
Pada
jenjang SMP, Athirah Bone diwakili oleh Ahmad Ibrahim di bidang matematika
terintegrasi. Adapun di jenjang SMA, Sekolah yang bermoto Anggun, Unggul, dan
cerdas ini, diwakili oleh Muh. Fadil pada bidang geografi terintegrasi, Andi
Ashila Butsainah Awaliah pada bidang biologi terintegrasi, dan Naila Zhafirah
Ramadhany Batara pada bidang fisika terintegrasi. Mereka berhasil menaklukkan
para pesaing di bidangnya masing-masing saat seleksi tingkat provinsi dan
dinyatakan sebagai perwakilan Sulawesi Selatan di tingkat nasional. Alhasil,
setelah mengikuti pelombaan, Naila menyabet medali emas, Fadil dan Ibrahim menyabet
medali perunggu.
Saat pengumuman berlangsung, mereka menyampaikan
keberhasilannya dengan bahagia dan penuh syukur. Medali yang diperoleh menjadi
kebanggan tersendiri baginya.
“Alhmdulillah, ini suatu kebanggaan bisa meraih medali di
tingkat nasional. Terima kasih atas segala dukungan Bapak/Ibu guru selama ini.
Kepada guru pembimbing saya,ini menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Terima
kasih kepada Pak Basri atas bimbingannya selama ini. Medali ini saya
persembahkan untuk sekolah,” ujar Fadil saat diwawancarai melalui Whatssap.
Senada dengan Fadil, Naila pun mengungkapkan rasa syukur
atas medali yang diraihnya.
“Puji syukur atas segalanya. Alhmdulillah bisa kembali
meraih medali pada ajang KSM dan kali ini medali emas. Ini menjadi kebahagiaan
yang luar biasa bagi saya. Terima kasih kepada Bapak/Ibu guru atas dukungannya
selama ini,” ujanya saat dikonfirmasi via Whatsapp.
Anak bimbingan Ibu Rezky Angraeni tersebut, tahun lalu juga
sukses meraih medali di ajang yang sama, yaitu medali perak. Berbekal
pengalaman dan usaha yang keras, tahun bisa mempersembahkan medali emas.
“Saya turut bangga atas capaian anak-anak. Selama persiapan,
mereka memang belajar dengan keras. Tak hanya itu, mereka pantang menyerah jika
ada materi yang belum dipahami. Capaian yang diraih adalah balasan atas
usahanya selama ini. Selamat anak-anak hebat,” tutur Ibu Kiki, saapan akrab
pembimbing Naila, saat diwawancarai.
Perolehan siswa Sekolah Islam Athirah Bone tersebut tentu
menambah deretan prestasi Sulawesi Selatan di tingkat nasional khususnya di
bidang pendidikan. Citra baik pun akan semakin melekat dengan capaian-capaian
prestasi yang ada. Semoga Athirah Bone senantisa istiqomah dalam mengukir
prestasi sebagaimana salah salah satu tagline-nya, sekolah para juara. (Andi
Reski Citra Rahmayani, S.Pd_SMA Bone)

