image

Keren. Anak Didik TK Islam Athirah 1 Bermain Sains Melalui Virtual

Keren. Anak Didik TK Islam Athirah 1 Bermain Sains Melalui Virtual

Bermain sains pada anak usia dini adalah salah satu kegiatan untuk mengembangkan beberapa aspek perkembangan dan menggali potensi yang dimiliki anak. Pembelajaran sains melatih kemampuan anak untuk mengenal berbagai gejala benda dan gejala peristiwa. Dalam bermain sains anak juga dilatih untuk melihat, meraba, membau, merasakan, mendengar dan mengecap. 

Hari ini Kamis, 29 April 2021 melalui zoom meeting dimulai dari pukul 09.00-selesai, anak didik TK Islam Athirah 1 Makassar sukses menggelar kegiatan Puncak Tema Air, Udara & Api dengan tema “Kecil-kecil Bermain Sains Besar Nanti Jadi Ilmuan. 

Kegiatan puncak tema kali ini dipandu oleh 2 MC yaitu Ummi Syaleha, S.Pd dan Ummi Hasnidar, S.Pd. Kegiatan ini diawali oleh pembacaan saritilawah QS. An Nahl ayat 10 yang dibawakan oleh anak didik TK Islam Athirah 1 yaitu Khanza Fadzilah dari Kelompok B Al Haliim lalu turut pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustadz Risno, S.Pd.

Dalam kesempatan ini turut hadir Kepala LPMP Sekolah Islam Athirah Bapak Yauri M Idrus, S.Pd., MM. yang dalam sambutannya beliau mengatakan “di Athirah telah menerapkan kurikulum bagaimana mengimplementasikan  pembelajaran yang didapatkan anak-anak dengan meningkatkan pemahaman pada dirinya bahwa sebagai makhluk ciptaan Allah kita wajib memahami tugas dan tanggung jawab, anak-anak selain belajar meningkatkan kemampuan kognitifnya, meningkatkan kemampuan psikomotorik dan afektifnya, anak didik bisa mengenal dirinya sebagai hamba Allah SWT yang hadir di bumi untuk taat beribadah kepada Allah dan yang terpenting lagi adalah menjadi khalifah di muka bumi”. “Proses pembelajaran di TK dan seluruh unit mengaitkan proses pembelajaran dengan konteks yang terkadung dalam Al Quran dan As Sunnah.” Ucap beliau.

Kepala TK Islam Athirah 1 Siti Khotijah, S.Pd juga turut memberikan sambutan. Beliau mengatakan dalam sambutannya “tujuan keagiatan ini ada 2 yaitu Upaya untuk Menumbuhkan rasa percaya diri anak dan membangun pola pikir saintifik anak”.  Selain kepala LPMP Sekolah Islam Athirah, pada kesempatan ini hadir pula ketua BMJ Wilayah Kajaolaliddo Ibu Noviani Munassar.

Kegiatan ini berlangsung lancar dan meriah. Anak didik terlihat antusias untuk melakukan percobaan sains secara langsung di depan guru-guru dan teman-temannya meskipun secara virtual. Hal ini dilihat dari kesiapan dan kelengkapan alat dan bahan di depan mereka yang akan digunakan saat melakukan percobaan sains dan antusias mereka saat mulai melakukan percobaan hingga selesai. Anak didik juga saling memberikan motivasi satu sama lain. Hal ini merupakan kebanggaan bagi guru-guru TK Islam Athirah 1 karena mampu membekali anak didik menjadi anak yang ramah dan suportif. Tampilan percobaan sains dimulai dari kelompok AL Quddus, lalu dilanjutkan kelas Al Muqaddim, Al Fattah, Al Halim, Al Awwal, dan terakhir kelompok Al Lathiif. 

Percobaan pertama yaitu dari kelompok Al Quddus dengan percobaan lilin ajaib yang dipandu oleh wali kelas yaitu Sri Rosa Handayani, S.Ag., M.Pd, anak didik melakukan percobaan tersebut secara bersamaan. Sebelum mulai tak lupa Ummi Ocha sapaan akrabnya mengajak teman-teman Al Quddus untuk memberikan salam dan menyapa seluruh hadirin. Kemudian beliau mulai bersama dengan anak didiknya untuk mempraktekkan percobaan sains tersebut. Setelah mereka semua melakukannya, Ummi Ocha menyampaikan sebab akibat atau penjelasan sain mengapa lilin yang awalnya menyala bisa padam dalam gelas.

Selanjutnya kelompok bermain dipandu oleh ummi Lina dengan percobaan Telur dan Garam. Anak didik kelompok bermain Al Fattah Bersama Ummi Lina melakukan pengamatan apakah yang terjadi terhadap telur biasa yang dimasukkan ke dalam air dan telur yang telah tercampur garam. Anak didik menjawab bahwa ada telur yang tenggelam dan terapung. Anak-anak kelompok bermain juga tak kalah antusiasnya. Mereka begitu menikmati percobaan yang mereka lakukan. 

Kelompok A Awwal dengan percobaan balon tidak pecah yang dipandu oleh Ummi Itha. Bermain dengan balon pecah membuat sensasi tersendiri dari kelas ini. Ada ekspresi takut namun penasaran terlihat pada wajah anak saat melihat balon pecah saat terkena api dan balon yang tidak pecah saat terkena api. Hal tersebut membuat hadiri juga tertawa karena ekspresi anak-anak yang polos dan menggemaskan. 

Berbeda dengan Kelompok Bermain dan Kelompok A yang dipandu oleh wali kelas saat melakukan percobaan, anak didik Kelompok B diberikan kesempatan untuk melakukan percobaan secara bergantian karena kelompok B melakukan percobaan sains yang berbeda tergantung minat anak. Wali kelas mempersilahkan kepada anak didik untuk menyebutkan alat dan bahan yang digunakan serta menyampaikan tahap-tahap kegiatan serta sebab akibat dari percobaan sains yang dipilihnya. 

Ada yang melakukan percobaan gelembung lava, gelembung dalam gelembung, balon mengembang tanpa tiup, percobaan air keruh menjadi jernih, gelas yang dapat mengangkat benda, susu pelangi, sarung tangan mengembang, percobaan bedak ajaib dan bintang ajaib.

Tingkah polos dari anak-anak membuat suasana semakin seru. Salah satu anak didik juga mencuri perhatian hadirin saat melakukan percobaaan yang sontak membuat peserta zoom tertawa karena ia merasa percobaannya tidak sesuai harapan. Ananda Azza yang merasa ketika mencobanya di malam hari berhasil tetapi dalam acara ini merasa hasilnya berbeda. Ia mengatakan “perasaan sudah dicoba semalam”. Ucapan dan ekspresi lucunya membuat guru dan teman-temannya terhibur. Tentunya dalam kegiatan ini, anak didik melakukan percobaan tentu dengan pendampingan orang tua/ orang dewasa yang ada di rumah.

Kegiatan sains sederhana ini kegiatan yang sangat diminati anak didik TK Islam Athirah 1 karena dalam kegiatan ini anak-anak dapat mengeksplore segala kemampuannya. Semakin banyak keterlibatan indra dalam belajar, anak semakin memahami apa yang dipelajari. Anak memperoleh pengetahuan baru dari hasil pengindraannya dengan berbagai benda yang ada disekitar. Anak juga belajar mengelola emosi dan meningkatkan beberapa aspek perkembangan disetiap kali melakukan percobaan secara langsung.

Penulis: Ayu Hirjayati, S.Pd.,Gr

Previous PostMPK & OSIS Adratama SMA Islam Athirah 1 Makassar Gelar Pembukaan Athirah Musabaqah Mawahib Islam Vol. 5 Tingkat Nasional
Next PostKeren. Anak Didik TK Islam Athirah 1 Bermain Sains Melalui Virtual