image

Tingkatkan Kesadaran Tentang Kesehatan Mental serta Pengetahuan Pertolongan Pertama, OSIS SMA Islam Athirah 1 Makassar Gelar Webinar Kesehatan

Kamis (25/02/2021), OSIS SMA Islam Athirah 1 Makassar menggelar kegiatan “Webinar Kesehatan” dengan tema “Pentingnya Kesehatan Mental di Kalangan Remaja dan Pengetahuan Mengenai Pertolongan Pertama.” Sejumlah 334 partisipan mengikuti kegiatan ini melalui aplikasi konferensi video Zoom Meeting.

Webinar ini menghadirkan 2 narasumber yaitu Ahmad Syaiful Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Selatan dan Arbania Fitriani, Sp.Psi., M.Psi., C.Ht. Dosen Fakultas Psikologi Universitas Esa Unggul dan juga sebagai Direktur StellarHR.

Selain Para Pimpinan, Dewan Guru SMA Islam Athirah 1 Makassar serta seluruh siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar, turut hadir pula dalam kegiatan ini Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah Kajaolalido (Mas Aman Uppi, S.Pd., M.Pd.), Ketua BMJ Sekolah Islam Athirah Wilayah Kajaolalido (Novita Munassar, S.Kom.), Ketua OSIS SMA Islam Athirah Bukit Baruga, Ketua OSIS SMA Islam Athirah Bone, dan Ketua OSIS SMP Islam Athirah 1 Makassar.

Acara Webinar Kesehatan ini diawali dengan pembukaan oleh MC (Dhiya Nasywa), tilawah dan saritilawah Al-Qur’an oleh Nur Muh. Dhiaul Haq dan Rifda Hasya Hanifa. Kemudian dilanjutkan sambutan-sambutan. Sambutan pertama dari Ketua Panitia Kegiatan, Sitti Andina Nurafifah, kemudian sambutan dari Ketua BMJ Sekolah Islam Athirah Wilayah Kajaolalido, Ibu Novita Munassar, S.Kom. Sambutan berikutnya dari Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah Kajaolalido, Mas Aman Uppi, S.Pd., M.Pd. sekaligus membuka secara resmi kegiatan “Webinar Kesehatan” ini.

Narasumber pertama Ahmad Syaiful dari PMI Sulawesi Selatan didampingi oleh MC A. Mutiara Rachma memaparkan materi tentang Dasar-dasar Pertolongan Pertama.

“Pengertian pertolongan pertama adalah pemberian pertolongan segera kepada penderita sakit atau cedera/kecelakaan yang memerlukan penanganan medis dasar. Sedangkan pengertian medis dasar adalah tindakan perawatan berdasarkan ilmu kedokteran yang dapat dimiliki oleh awam atau awam yang terlatih secara khusus,” ujar Ahmad Syaiful.

“Tujuan pertolongan pertama adalah menyelamatkan jiwa penderita. Terlambat penanganan, korban bisa meninggal. Kemudian tujuan kedua adalah mencegah cacat, banyak kasus terjadi penanganannya kurang tepat, misalnya korbannya patah tulang, cara angkat pasien tidak tepat. Tujuan ketiga adalah memberikan rasa nyaman dan menunjang upaya penyembuhan,” tambahnya.

Setelah sesi pengenalan teori dasar pertolongan pertama, Ahmad Syaiful bersama tim juga mempraktekkan cara penanganan contoh keadaan darurat yang sering terjadi di sekolah, misalnya: pingsan saat upacara, mimisan, luka karena terjatuh, dll.

Narasumber kedua Arbania Fitriani, Sp. Psi., M.Psi., C.Ht. yang didampingi oleh MC Elvira Maharani membahas beberapa hal terkait pentingnya kesehatan mental di kalangan remaja. Beberapa penjelasannya diantaranya mengenai self understanding (pemahaman diri), dimensi dari pemahaman diri remaja, cara meningkatkan self esteem misalnya dengan afirmasi diri (menuliskan pengalaman sukses, membaca berulang-ulang).

Kemudian dijelaskan pula mengenai faktor internal dan eksternal dari problematika remaja serta cara mengatasi kenakalan remaja. Salah satunya dengan cara remaja harus pandai memilih teman dan lingkungan yang baik serta orang tua memberi arahan dengan siapa dan di komunitas mana remaja harus bergaul.

Pada sesi tanya jawab, beberapa pertanyaan yang muncul baik dari para siswa maupun guru diantaranya terkait masalah penanganan pasien dalam kondisi pandemi untuk narasumber pertama. Sedangkan untuk narasumber kedua beberapa pertanyaan dari peserta terkait dengan kondisi mental yang dihadapi oleh para remaja di usia 17 tahun ke atas serta cara penanganannya. Pertanyaan lain tentang pengaruh overload information bagi kesehatan mental remaja maupun orang dewasa.

Sebagai bahan evaluasi dari materi-materi yang telah disampaikan kedua narasumber, panitia mengadakan kuis dengan menggunakan aplikasi Quizizz. Keluar sebagai pemenang dari sesi ini adalah: (1) Mirna Azizah (Kelas X MIPA 1), (2) Annisa Wildana (Kelas XI MIPA 2), dan (3) Alvito Ayyasy (Kelas X MIPA 2).

Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. pada akhir kegiatan memberikan sambutannya sekaligus menutup acara webinar secara resmi.

“Seminar ini sangat berharga bagi kita semua, bagi anak-anakku dan bapak ibu guru termasuk saya sendiri. Kita mendapat tambahan ilmu dari kedua narasumber hari ini. Materi pertama sangat luar biasa, semoga dalam hal pertolongan pertama ini kita bisa bergerak dari level orang awam menjadi penolong pertama. Salah satu caranya adalah bergabung di palang merah. Untuk tingkat SMA ada ekskul PMR dan semoga ekskul PMR di SMA Islam Athirah 1 Makassar bisa diaktifkan kembali,” ujar Tawakkal Kahar.

Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar juga berpesan kepada para peserta webinar agar tetap menjaga kesehatan mental dengan baik, karena sangat penting untuk menguatkan jiwa kita. Tak lupa apresiasi tinggi juga diberikan kepada para panitia yang telah berupaya dengan baik dalam penyelenggaraan kegiatan webinar kesehatan ini. Kegiatan webinar kesehatan kemudian ditutup dengan pembacaan doa oleh Habib Ash Shiddiq dari kelas XI MIPA 2.

 

Penulis: Yusminiwati (Tim Humas SMA Islam Athirah 1 Makassar)

 

 

Previous PostTK Islam Athirah Bukit Baruga Gelar Kelas Inspirasi Kolaborasi dengan Orang Tua Anak Didik
Next PostTry Out UTBK Athirah Bone Kerja Sama dengan BTA Cabang Makassar