Transformasi ke Digital Learning, Guru Karyawan Athirah Bone Belajar Main Tiktok
Ada yang berbeda dari Forum Jumat SMP-SMA Islam Athirah Bone yang dilaksanakan pada tanggal 18 Maret 2022. Kegiatan yang digelar sekali sepekan tersebut menghadirkan Andi Salsabila, Siswi kelas XI Al Hasib sebagai pemateri. Bukan tanpa alasan, tema yang diangkat pada edisi tersebut adalah transformasi guru dan karyawan ke digital learning. Dunia digital, sosal media, dan gawai yang akrab dengan usia remaja.
Wakil Direktur yang membuka pertemuan mengawali open mindnya dengan menceritakan bahwa yayasan Kalla juga belajar dari perusahaan-perusahaan lainnya agar tetap eksis di dunia bisnis. Salah satu strategi yang ditempuh adalah dengan beralih ke dunia digital. Olehnya itu, Athirah Bone sebagai salah satu lembaga pendidikan juga harus memanfaatkan momentum tersebut agar lebih dekat dengan dunia remaja dan bisa diterima khususnya dalam mengirim pesan-pesan pendidikan dan karakter.
Tiktok kemudian dipilih sebagai platform yang dirasa perlu untuk dipelajari agar dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran. Selama lebih dari 60 menit, Andi Salsabila menjelaskan fitur-fitur yang terdapat dalam sosial media yang berasal dari cina tersebut. Tidak hanya itu siswa yang mahir di dunia editing tersebut juga tidak lupa mengajarkan tentang beberapa aplikasi editing lewat ponsel yang bisa digunakan untuk mengolah data berupa video dan foto.
Di akhir pertemuan, Syamsul Bahri, S.PdI.,M.Pd. selaku Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah 3 menegaskan agar guru dan karyawan harus aktif partisipatif dalam memanfaatkan platform sosial media untuk memberi layanan kepada siswa bahkan kepada orang tua. Bukan hanya sederhana, tetapi juga mudah diterima. Forum ditutup dengan pemberian tugas membuat konten tiktok untuk semua guru dan karyawan yang hasilnya akan dipantau langsung oleh Pimpinan Sekolah Islam Athirah Bone. Nurholis_Tim Athirah Bone (ig @nurholismuh)(tiktok @lingualeesh)

