Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Sekolah Islam Athirah Bone Gelar Kajian Islami
Sekolah Islam Athirah Bone menggelar kajian Islami bertemakan “Mengenal Nabi Muhammad SAW Sebagai Landasan Meraih Prestasi Tinggi” yang dibawakan oleh Dr. Abubakar, M.Pd. pada Senin 10 Oktober 2022. Kajian yang dimulai pada pukul 07:00 pagi ini merupakan kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Dr. Abubakar, M.Pd. mengawali kajiannya dengan menyampaikan bahwa di masyarakat terjadi pergeseran nilai, terutama di Kabupaten Bone. Masyarakat Bone dulunya dikenal sangat mengidolakan ulama. Namun sekarang justru lebih mencintai artis, selebritis. Hal inilah yang perlu direnungi bersama sebagai seorang muslim, terutama generasi muda muslim. Dalam momen memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW seperti inilah, kita semua perlu kembali menghidupkan spirit keislaman dan kecintaan kita terhadap hamba yang paling dicintai Allah SWT, Nabi Muhammad SAW.
Dosen IAIN Watampone ini pun melanjutkan kajiannya terkait kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW yang harus didahului dengan mengenal beliau. Karena seperti salah satu pepatah lawas, bahwa “Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta”. Kita bisa memulai dengan mengenal silsilah keluarga beliau, kebiasaan-kebiasaannya, serta akhlak mulianya.
“Lantas timbullah pertanyaan di benak kita, kenapa sih harus mencintai Nabi? Apa pentingnya ya? Sebagaimana sabda Rasulullah SAW ‘barangsiapa yang mencintaiku maka ia akan bersamaku di dalam surga’. Siapa yang tidak ingin masuk surga, terlebih bersama sang kekasih Allah SWT? Tentu saja kita semua ingin dengan hal ini. Selanjutnya, Rasulullah SAW juga mengatakan bahwa ‘Siapa yang mencintai sesuatu, maka ia akan senantiasa mengingatnya, menyebut-nyebutnya.’ Maka buktikan kecintaan kita itu. Apa buktinya bahwa kita betul-betul mencintai Rasulullah SAW?”
Pria kelahiran Cakkeware, Bone, ini lalu menjelaskan bahwa bukti kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW adalah senantiasa bershalawat. Karena barangsiapa yang bershalawat kepada Nabi maka ia akan dibebaskan dari neraka dan di hari kiamat dimasukkan ke surga bersama orang-orang yang mati syahid.
Menutup kajiannya, Dr. Abubakar, M.Pd. memberikan motivasi kepada seluruh siswa Sekolah Islam Athirah Bone, “Kita semua tentu ingin sukses di masa depan. Ada banyak nilai moral yang dimiliki oleh Rasulullah SAW yang bisa kita jadikan teladan dalam meraih kesuksesan yaitu (pemalu), mappakatuna ale (tawadhu/tidak sombong), tidak pilih-pilih pekerjaan”. (Tim Web Athirah Bone)

