image

Masakan Ini Buat Bu Neneng Sandang Gelar The Best Perform Cook

Tangannya sangat cekatan mengolah bahan makanan. Cepat dan lugas juga ia memberi instruksi pada para juru masak. Hidangan tersaji tepat waktu dengan beragam varian tanpa lupa memerhatikan kadar gizi yang seimbang. Baginya memasak bukan hanya sebuah pekerjaan, itu adalah panggilan  yang membuatnya terus ada di kehidupan.

Neneng Hertasnih atau akrab disapa Bu Neneng atau The Neneng adalah Kepala Dapur Sekolah Islam Athirah Bone. Pada perhelatan Human Capital Award 2020 yang diadalakan sekolah Islam Athirah pada Jumat (18/9) dirinya berhasil meraih predikat sebagai The Best Perform Cook atau juru masak terbaik.
Sebagai kepala dapur, Wanita Sunda yang bergabung di Athirah sejak tahun 2013 ini memegang peran sentral dalam geliat kehidupan berasrama. Tanpa Bu Neneng aktivitas bisa lumpuh mengingat asupan makanan warga sekolah adalah tanggung jawabnya.
Bagi Bu Neneng, memasak adalah aktivitas jiwa yang digelutinya sejak masa remaja. Ia mengaku sudah penasaran dan belajar memasak saat usia masih belia. Gayung bersambut keahliannya mengantarkannya mengabdi di Sekolah Islam Boarding School Bone.
Selama memasak buat buat anak-anak, Dari sekian menu yang disajikan di asrama, Soto Banjar adalah makanan yang menjadi favorit buat anak-anak.
Saat ditanya suka dukanya, Ia malah bingung karena cuman tahu sukanya saja, tanpa bisa menemukan sebuah pengalaman yang berbuah duka selama di Athirah.
“ibu suka disini karena kerjaannya cocok dan sesuai dengan apa yang saya inginkan. Jujur tidak ada dukanya, Karena semua anak anak dan guru semua baik sama ibu,” ujarnya dengan logat sunda yang kental.
Bu Neneng berharap, dengan gelar yang disandangnya dapat membuat kinerjanya semakin baik dan meningkat.
“Harapannya, ibu bisa jadi lebih baik, kinerjanya semakin meningkat” Ujar Wanita kelahiran cirebon 50 tahun silam ini.
Human Capital Award merupakan program penilaian guru dan karyawan dengan berbagai kriteria capaian kompetensi di antaranya capaian KPI, capaian Jalan Kalla, dan capaian kompetensi dasar Alqur’an dan Bahasa Inggris. Guru dan karyawan yang terpilih akan mendapatkan apresiasi berupa uang tunai dan sertifikat. (Nurholis)



Previous PostRosman Sabet 2nd Winner The Best Performed Departement Staff, Tidak Banyak Teori Tetapi Langsung Beraksi
Next PostBuah Melayani dengan Hati, 3rd Winner The Best Performed School Administrator Berhasil Diraih Asmawati