Tiga Siswa SMA Islam Athirah Bone Melenggang Ke Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2022 Tingkat Nasional
Setelah mendapat kabar gembira terkait raihan prestasi siswanya pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Provinsi beberapa hari lalu, SMA Islam Athirah Bone kini kembali menorehkan prestasi pada ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2022 tingkat Provinsi. Tiga siswanya berhasil lolos ke nasional mewakili provinsi Sulawesi Selatan. Bahkan, dua diantaranya adalah siswa yang juga lolos menjadi peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Nasional Oktober 2022 mendatang.
SMA Islam Athirah Bone mengirimkan delapan siswanya mewakili kabupaten Bone pada ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2022 tingkat Provinsi yang diadakan Sabtu, 10 September 2022 lalu di MAN 2 Model Makassar. Delapan siswa tersebut masing-masing mewakili mata uji Fisika Terintegrasi, Biologi Terintegrasi, Matematika Terintegrasi, Geografi Terintegrasi, dan Ekonomi Terintegrasi. Setelah pengumuman di laman resmi Kompetisi Sains Madrasah (KSM) diumumkan, nama Nailah Zhafirah Ramadhani Batara (Fisika Terintegrasi), Muhammad Fadil (Geografi Terintegrasi), dan Andi Ashila Butsainah (Biologi Terintegrasi) menjadi peserta Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Nasional yang akan dihelat secara offline di Jakarta. Kelima siswa lainnya yang menjadi peserta KSM tingkat provinsi adalah Siti Shofiyyah Isra Amri (Harapan 1 Fisika Terintegrasi), Nur Ainun (Harapan 3 Biologi Terintegrasi), Amirah Dzighni Khairiyyah (Harapan 3 Geografi Terintegrasi), A. Aqeela Amin (Peringkat 9 Matematika Terintegrasi), dan Permatasari (Peringkat 7 Ekonomi Terintegrasi).
Hebatnya, Nailah Zhafirah Ramadhani Batara dan Muhammad Fadil juga merupakan peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat provinsi yang lolos ke tingkat nasional. Mereka tengah mengikuti kompetisi Sains Madrasah tingkat Provinsi pada saat pengumuman Olimpiade Sains Nasional diumumkan. Beberapa hari berselang, kabar baik kembali menghampiri mereka dengan dinyatakannya mereka sebagai peserta KSM tingkat nasional.
Para pembimbing ketiga siswa yang dinyatakan lolos Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat nasional tersebut mengaku haru dan bangga atas capaian anak binaan mereka. “Tidak mudah menaklukkan soal-soal KSM. Selain punya pemahaman bidang yang mumpuni, mereka harus mengaitkan konsep bidang dengan Alquran. Jadi tentu, bahasa Arab dan kemampuan memahami isi Alquran sangat diperlukan. Tantangannya adalah SMA Islam Athirah bukan sekolah madrasah yang memiliki porsi belajar bahasa Arab dan Alquran sebanyak yang dipelajari di MA. Kami harus menyiasati ini agar bisa bersaing. Alhamdulillah anak-anak bisa menyiapkan diri dengan baik, sehingga mereka bisa menjadi juara”, ungkap Basri, S.Si., S.Pd., M.Pd., Gr., pembina Geografi SMA Islam Athirah Bone.
Kepala SMA Islam Athirah Bone, Syamsul Bahri, S.Pd.I., M.Pd., mengaku bangga dengan capaian anak didiknya. “Alhamdulillah tiga orang lolos ke nasional, di tahun sebelumnya kami hanya meloloskan satu orang dan berhasil meraih medali perak. Semoga tahun ini, ketiganya bisa memberikan yang terbaik untuk Sulawesi Selatan dan Sekolah Islam Athirah.”
Terkait strategi, kepala sekolah sekaligus Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah 3 ini menyampaikan, “Insya Allah kami akan menyiapkan bimbingan khusus. Kami juga telah berkoordinasi dengan manajemen, dalam hal ini Departemen Kurikulum Sekolah Islam Athirah, terkait strategi yang akan ditempuh untuk menjadi bekal ketiganya di nasional nanti. Mohon doanya.” (Eva Rukmana-Athirah Bone)

