image

Cara Terbaik untuk Belajar

“The best way to learn is to teach” (Frank Oppenheimer)

Cara terbaik untuk belajar adalah ketika kita mengajarkannya kepada orang lain. Mengapa demikian? Mengapa dengan mengajarkan sesuatu kepada orang lain akan membantu kita sendiri untuk belajar? Salah satu alasannya adalah ketika kita ingin mengajarkan sesuatu kepada orang lain, kita akan berusaha terlebih dahulu mempelajari hal tersebut atau menguasainya dengan baik.

Ketika kita mengajar, sesungguhnya kita sedang dalam proses belajar. Akan ada proses belajar sebelum kita mengajarkannya kepada orang lain. Jika kita tidak mengetahui atau menguasai sesuatu, tentu saja kita tidak dapat mengajarkannya dengan baik.

Sebagai seorang pengajar, ketika telah selesai mengajarkan suatu materi di kelas, maka di kelas berikutnya kita dapat melakukan refleksi diri apakah proses pengajaran tersebut dapat dipahami dengan baik oleh siswa. Mengajar akan membantu kita berproses dalam pembelajaran. Belajar dan terus belajar untuk mencoba lebih baik lagi.

Ketika hal yang kita ajarkan belum bisa dipahami orang lain dengan baik, maka kita biasanya berusaha mencari tahu materi mana yang belum dipahami. Kemudian kita mencoba mencari cara untuk menjelaskan dengan lebih sederhana. Kita berusaha memikirkan cara mengajarkan yang lebih baik lagi agar dapat memudahkan orang lain memahaminya. Dengan mencoba menjelaskan secara sederhana, hal ini juga berarti bahwa kita memahami materi tersebut dengan baik. Sesuai dengan yang dikatakan Albert Einstein dalam quote-nya: “If you can’t explain it simply, you don’t understand it well enough”, artinya jika Anda tidak dapat menjelaskan secara sederhana, Anda tidak cukup memahaminya.

Sesungguhnya dalam kegiatan mengajar akan berlangsung proses pembelajaran yang terus menerus. Sebelum mengajar, kita pasti akan melewati proses belajar. Kemudian mengecek pemahaman kita apakah sudah memadai atau tidak untuk mengajarkan materi tersebut kepada orang lain. Langkah berikutnya adalah “mengajar”.   

Belajar untuk mengajar adalah sebuah proses yang berlangsung seumur hidup. Seiring waktu, maka seorang pengajar akan menemukan gaya terbaiknya sendiri melalui refleksi dari pengajaran-pengajaran yang telah dilakukannya.

Jangan pernah lelah untuk belajar. Tetap semangat untuk terus belajar. Gunakan setiap momen yang ada untuk terus belajar, belajar, dan belajar. Selamat Hari Guru Nasional 2020.

  

Penulis : Yusminiwati (Tim Humas SMA Islam Athirah 1 Makassar)

Previous PostKeren, Debat Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMP Islam Athirah 1 Makassar Ajarkan Sistem Demokrasi
Next PostKeren, Siswi SD Islam Athirah 2 Makassar Juara Lomba di Tingkat Nasional OPSI POSI 2020