image

Catatkan Diri Menjadi Sekolah Terbaik Kedua Tingkat Provinsi Tahun 2021, Begini Perjuangan SMA Islam Athirah Bone Sejak 2011

Menjadi sekolah terbaik adalah mimpi dari sebuah sekolah sebagai pembuktian kualitas pendidikan yang dimiliki. Sejak didirikan pada tahun 2011, SMA Islam Athirah Bone pun memiliki mimpi besar tersebut, dimulai dengan harapan menjadi sekolah terbaik di Sulawesi Selatan. Impian tersebut perlahan menjadi nyata, ketika berbagai juara berhasil disabet di tingkat kabupaten, kemudian perlahan mulai berani unjuk gigi di pentas lomba tingkat provinsi. Dengan usaha yang keras, akhirnya berhasil menjuarai salah satu lomba ekonomi syariah yang dilaksanakan oleh Universitas Airlangga, ikhwal nama SMA Islam Athirah Bone mulai dikenal di tingkat nasional. 

Tahun-tahun setelahnya pun menjadi tahun-tahun yang makin menantang manajemen SMA Islam Athirah Bone untuk membuktikan kualitas pendidikan yang dimiliki oleh sekolah wilayah ketiga dari Sekolah Islam Athirah ini. Prestasi sebagai medalis Kompetisi Sains Nasional (Olimpiade Sains Nasional waktu itu) di tingkat nasional pun makin menguatkan bahwa sekolah dibawah kepemimpinan Syamsul Bahri, S.Pd.I., M.Pd. ini patut diperhitungkan sebagai sekolah prestatif. 

Perjuangan pun tak berhenti sampai pada titik ini. Ketika Ujian Nasional masih menjadi tolok ukur keberhasilan suatu sekolah, maka PR ini pun dijawab oleh sekolah yang berlokasi di kabupaten Bone ini. Tahun 2017, saat UN berbasis komputer pertama kali digelar,  SMA Islam Athirah Bone bertengger sebagai peraih nilai Ujian Nasional tertinggi  jurusan IPS se-Sulawesi Selatan, sebuah prestasi yang luar biasa bagi sekolah yang masih terbilang baru. Hal ini kemudian menjadi cambuk untuk bisa menampakkan eksistensi dan demi meraih mimpi menjadi sekolah terbaik. Tak ayal, di tahun 2019, nilai Ujian Nasional tertinggi provinsi Sulawesi Selatan jurusan IPA dan IPS pun berhasil  diraih, hingga akhirnya UN resmi dihapus pada tahun 2020.

Sejak tahun 2019, sistem penilaian sekolah terbaik pun mengalami perubahan, yaitu didasarkan pada capaian hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang digunakan pada Seleksi Bersama Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Target SMA Islam Athirah Bone pun berubah, masuk jajaran 100 sekolah terbaik nasional. Tentu bukan hal yang mudah, terlebih dengan keberadaan sekolah-sekolah yang sudah menjadi langganan juara dengan alumni yang tersebar di berbagai universitas ternama baik di dalam dan di luar negeri. Strategi pendampingan sukses UTBK dan bimbingan karir dioptimalkan dan menjadi fokus utama bagi siswa kelas XII. Alhasil, di tahun 2020, posisi ketiga tingkat provinsi Sulawesi Selatan diraih, namun perlu usaha yang lebih keras di tingkat nasional, karena dengan posisi 351 saat itu, berarti target 100 besar masih sangat jauh.

Tim sukses UTBK 2021 SMA Islam Athirah Bone pun merumuskan kembali persiapan untuk meningkatkan capaian hasil UTBK kelas XII. Dari angka 351 tingkat nasional, SMA Islam Athirah Bone berharap dapat menaikkan posisi ke-300. Usaha tidak menghianati hasil. Ketika dirilis oleh LTMPT hari Jumat 1 Oktober 2021 lalu, akhirnya SMA Islam Athirah Bone berada pada posisi 270 se-Indonesia, 'meleset' dari target yang dibuat. Untuk di tingkat provinsi, posisi kedua pun berhasil diraih dengan rata-rata nilai UTBK 549,709. Sebuah capaian yang hanya memiliki selisih 0,071 dari SMA Zion Makassar yang memiliki capaian rata-rata UTBK 549,780 dan menjadi sekolah terbaik pertama di Sulawesi Selatan. (Eva Rukmana-SMA Islam Athirah Bone)

Previous PostRaih Dua Peringkat Teratas Post-Test, Guru TK Islam Athirah 2 Sukses Ikuti Pelatihan
Next PostJelang PTS Ganjil, SMA Islam Athirah 1 Makassar Gelar Simulasi Penggunaan SIMDIK Bagi Siswa