image

Mencapai Sinergitas Program Sekolah Melalui Lokakarya Guru Penggerak

Penulis : Rini Budiarti M.Pd (Guru IPA SMP Islam Athirah 1 Makassar)      

Lokakarya merupakan salah satu kegiatan rutin Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP). PGP yang telah memasuki pekan ke-15 ini diikuti oleh tiga orang guru dari SMP Islam Athirah 1 Makassar yakni Rini Budiarti M.Pd.,Mubasriani S.Pd.,M.Pd., serta Fajaruddin S.Pd. Program dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan ini akan berlangsung selama 9 bulan, baik secara daring maupun secara luring.

Kegiatan lokakarya biasanya dialakukan sebulan sekali secara luring (tatap muka), namun lokakarya ke-3 kali ini digelar secara daring. Setelah mengalami dua kali pengunduran jadwal akibat PPKM yang tak kunjung berakhir, lokakarya 3 akhirnya digelar secara daring yaitu pada hari sabtu dan minggu tanggal 21-22 Agustus 2021. Meskipun dilaksanakan secara daring, kegiatan ini disambut antusias oleh seluruh peserta se-Indonesia, terbukti dengan cepatnya terpenuhi quota peserta di zoom pada saat acara pembukaan. Untunglah setelah pembukaan kegiatan dilanjutkan dengan forum kecil melalui aplikasi meet sehingga proses diskusi dapat berjalan dengan lancar.

Kepala sekolah SMP Islam Athirah I Makassar, Nilamartini, S.Pd., M.M, menyempatkan diri hadir dalam acara lokakarya kali ini. Dalam forum beliau bertutur,“belajar merupakan proses yang harus terjadi sepanjang hayat. Belajar tidak hanya untuk target jangka pendek. Belajar tidak hanya semata-mata untuk mengejar nilai tetapi belajar untuk bekal masa depan, dan bekal kehidupan bermasyarakat.” Oleh karena itu beliau menambahkan bahwa melalui program guru penggerak ini diharapkan guru mampu membuat murid senang dan cinta belajar.

Kehadiran kepala sekolah pada kegitan lokakarya ke-3 ini sangat menentukan arah kebijakan jangka pendek sekolah terkait aksi nyata yang akan dilakukan oleh peserta calon guru penggerak (CGP). Salah satu CGP yaitu Rini Budiarti M.Pd.,dalam forum tersebut menyampaikan beberapa rencana jangka pendek yang akan dilakukannya dalam proses pembelajaran di antaranya yaitu menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, pembelajaran sosial emosional, serta melakukan proses coaching terhadap siswa yang bermasalah.

Beberapa materi dan program PGP sebenarnya telah lama ada di Athirah dan sebagian besar telah menjadi budaya sekolah. Beberapa program Athirah yang sejalan dengan program guru penggerak di antaranya yaitu prinsip membuat kesepakatan untuk membangun budaya positif, pembinaan siswa berkebutuhan khusus dan siswa berprestasi, pengembangan karakter yang terintegrasi dengan kontrol yang baik, serta budaya evaluasi dan refleksi di setiap kegiatan. Semoga dengan PGP ini program Sekolah Athirah akan semakin kuat, kaya, dan bermanfaat.

Editor : Hasniwati Ajis (Tim Web SMP Islam Athirah 1 Makassar)

Previous PostTingkatkan Tanggung Jawab & Skill Public Speaking Siswa, SD Islam Athirah Lakukan Ini
Next PostCiptakan Pembelajaran Menyenangkan, SD Islam Athirah 1 Hadirkan Native Speaker Asal Skotlandia