Gelar Kelas Inspirasi Bagi Siswa Kelas XII, SMA Islam Athirah 1 Makassar Hadirkan Alumni Universitas Brawijaya
SMA Islam Athirah 1 Makassar kembali menggelar kegiatan “Kelas Inspirasi” secara virtual bagi siswa kelas XII, Senin (15/02/2021). Sebelumnya telah digelar kegiatan yang sama pada tanggal 1 Februari 2021 dengan menghadirkan 2 narasumber yaitu Hendrajat Hambali, S.Psi., Psikolog, M.M. dan Andi Jamiati Paramita, S.T., M.T.
Sejumlah 99 partisipan mengikuti kegiatan ini melalui aplikasi konferensi video Zoom Meeting yang dipandu oleh Ibu Masnawati, S.Pd. dan B.J. Gunawan, S.Pd., M.Pd. Wakasek Kurikulum SMA Islam Athirah 1 Makassar.
Wakasek Kurikulum SMA Islam Athirah 1 Makassar B.J. Gunawan, S.Pd., M.Pd. menjelaskan “Kelas Inspirasi Alumni” ini merupakan salah satu program sukses kelas XII menuju perguruan tinggi.
“Sekolah menfasilitasi siswa kelas XII untuk menentukan pilihan mereka kedepannya akan kuliah di kampus mana, jurusan apa serta tips dan trik berhasil di kampus idaman seperti apa. Kehadiran alumni diharapkan dapat membekali siswa banyak informasi yang terkini dan tentu saja memotivasi siswa untuk lebih percaya diri dalam memimpikan sesuatu sehingga benar diperjuangkan untuk diwujudkan,” ungkap Herr Gun (sapaan akrab Wakasek Kurikulum SMA Islam Athirah 1 Makassar).
“Untuk kelas X dan XI juga ada kelas inspirasi yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang leadership, entrepreneur dan public speaking. Secara umum kelas inspirasi adalah menjawab janji mutu SMA Islam Athirah 1 Makassar untuk alumni yang anggun, unggul dan cerdas,” tambahnya.
Kelas inspirasi kali ini menghadirkan salah satu alumni tahun 2014 yang lulus melalui jalur SNMPTN di Universitas Brawijaya Jurusan Hubungan Internasional, Syafira Faradiba Syahruddin, S.IP. yang akrab disapa Fira. Saat ini aktivitas sehari-hari Fira adalah sebagai salah satu staf di PT. Gojek Indonesia.
Dalam sharing pengalamannya, Fira banyak memberikan tips-tips maupun motivasi misalnya terkait pemilihan jurusan maupun universitas pada saat seleksi SNMPTN. Kemudian Fira juga banyak menceritakan pengalaman selama kuliah di Jurusan Hubungan Internasional Universitas Brawijaya.
Fira memberikan tips pada siswa-siswi kelas XII untuk tahu passion masing-masing. Kemudian Fira menambahkan pentingnya memberikan pemahaman kepada orang tua ketika misalnya jurusan maupun universitas yang diinginkan orang tua tidak sesuai dengan passion mereka. Semoga dengan pemahaman yang diberikan, orang tua akan mengerti dan memberikan dukungan.
Pada sesi tanya jawab, para siswa antusias untuk bertanya. Salah satu siswa menanyakan perihal mata kuliah di Jurusan Hubungan Internasional: “Apakah benar mata kuliah di hubungan internasional itu cukup berat dan mayoritas berbahasa Inggris? Seberapa penting kemampuan bahasa Inggris untuk masuk hubungan internasional?”
Fira menjelaskan di jurusan Hubungan Internasional Universitas Brawijaya memang mayoritas mata kuliah menggunakan bahasa Inggris. Semua pembelajaran yang berhubungan dengan jurusan Hubungan Internasional, semua bacaan yang diberikan oleh dosen dalam bahasa Inggris.
“Memang mayoritas pembelajaran menggunakan bahasa Inggris. Menurut pengalaman saya, di jurusan Hubungan Internasional semua pembelajaran yang memang terkait dengan jurusan HI di luar belajar psikologi, sosiologi, bacaan yang diberikan oleh dosen dalam bahasa Inggris. Kemampuan bahasa Inggris sangat penting, karena dalam kelas terkadang harus berbahasa Inggris,” jelas Fira.
Pada bagian akhir, Fira juga memberikan motivasi kepada para siswa kelas XII untuk jangan takut mencoba kuliah di luar Makassar. Karena selain mendapatkan ilmu selama kuliah di luar makassar, juga pasti akan berbeda dari segi ketahanan mental/kemandirian ketika misalnya kuliah jauh dari orang tua.
Penulis: Yusminiwati (Tim Humas SMA Islam Athirah 1 Makassar)

