WUJUDKAN PROFIL PELAJAR PANCASILA, SMA ISLAM ATHIRAH 1 MAKASSAR GELAR IN HOUSE TRAINING PROGRAM GURU PENGGERAK
SMA Islam Athirah 1 Makassar menggelar In House Training Program Sekolah Penggerak untuk guru-guru mata pelajaran di lingkup sekolah SMA Islam Athirah 1 Makassar. Kegiatan training yang dibuka pada Senin (28/6/2021) ini mengusung tema “Pendidikan yang Memerdekakan, Menuju Profil Pelajar Pancasila”.
Nur Laely Basir, S.Pd., M.Ed. TESOL-Int, selaku Pengawas SMA Islam Athirah 1 Makassar menjelaskan dalam sambutannya bahwa Program Guru Penggerak ini merupakan wadah untuk mewujudkan merdeka belajar yang diusung oleh bapak Menteri Pendidikan.
“Dengan program guru penggerak ini, tidak ada lagi guru yang memaksakan anak muridnya untuk tidak naik kelas hanya karena tidak lulus pada satu mata pelajaran saja. Setiap anak itu berbeda memiliki kemampuan yang berbeda, minat yang berbeda dan gaya belajar yang berbeda. Guru harus mampu meramu materi pembelajaran agar dapat memerdekakan anak didik dalam menerima pembelajaran,” tutur Nur.
Kepala Sekolah SMA Islam Athirah 1 Makassar, Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. dalam sambutannya yang sekaligus membuka In House Training Program Sekolah Penggerak SMA Islam Athirah 1 Makassar menjelaskan bahwa Perwujudan Profil Pelajar Pancasila ini akan menuntun kepada pendidikan yang memerdekakan sesuai dengan tema pelatihan ini.
“SMA Islam Athirah 1 Makassar ini bukan terpilih menjadi salah satu sekolah penggerak tetapi ditunjuk menjadi sekolah penggerak. Oleh karena itu kita harus benar-benar menjalankan amanah ini dengan baik. Program Sekolah Penggerak ini mengambil konsep pendidikan yang disebutkan oleh Ki Hajar Dewantara, Ing Ngarsa Sung Tuladha, di depan memberi teladan. Ing Madya Mangun Karsa, di tengah-tengah menciptakan ide, Tut Wuri Handayani, di belakang mendorong," ujar Tawakkal.
“Ada 6 dimensi Profil Pelajar Pancasila yang akan dibentuk dalam diri pelajar melalui Program Sekolah Penggerak ini diantaranya Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME , dan berakhlak mulia, Berkebinekaan Global, bergotong royong, kreatif, bernalar kritis, dan mandiri,” tambah Tawakkal.
Kegiatan In House Training Program Sekolah Penggerak ini berlangsung selama 8 hari terhitung mulai Senin (28/6/2021) hingga Selasa (6/7/2021) secara luring dan daring. Adapun Materi yang diberikan selama in house training tersebut berlangsung ialah Pendidikan yang Memerdekakan, Kerangka Kurikulum, Prinsip Pembelajaran dan Asessmen, Capaian Pembelajaran, Perangkat Ajar, Asessmen, Kurikulum Operasional Sekolah dan Pengenalan Literasi Digital. Selama kegiatan berlangsung juga diberikan pre-test di awal kegiatan dan post-test di akhir kegiatan untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta pelatihan.
Penutupan In House Training Program Sekolah Penggerak SMA Islam Athirah berlangsung melalui daring dan dilangsungkan secara bersamaan dengan seluruh sekolah penggerak di lingkup Kementrian Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Selasa (6/7/2021).
Prof. DR. Muhammad Jufri, M.Si., M.Psi. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan juga turut hadir menyapa seluruh sekolah penggerak seluruh Sulawesi Selatan dan sekaligus menutup secara resmi kegiatan In House Training Program Sekolah Penggerak Ini.

