image

resensi novel Layla; Seribu Malam Tanpamu


Judul buku          : Layla; seribu malam tanpamu

Penulis                 : candra malik

Penerbit              : bentang pustaka 2017

Halaman              : 259

 

Bercerita tentang Lail seorang laki-laki yang belajar ilmu tasawuf, lalu bertemu dengan guru-guru spiritualnya dan kemudian ia bertemu dengan kekasihnya yang di dalam mimpinya disebutkan namanya adalah Layla. Pencarian dengan Layla di dunia nyata tidaklah mudah karena ia tidak menemukan jejaknya lagi setelah melihatnya di sebuah pengajian.

Novel ini menyajikan kisah percintaan yang tak hanya sekadar mencari seorang kekasih namun juga mencari arti dari kehidupan yang dijalani. Meskipun fiksi, namun latar dan tokoh-tokoh besar

Ilmu Tasawuf yang Gus Can berikan melalui novel Layla, Seribu malam tanpamu. Membuat kita semakin berserah hanya kepada Allah. Dengan cara damai, lembut penuh kasih. Layaknya benar-benar seorang Hamba. Tidak punya apa-apa dan selalu butuh apa-apa. Hanya dengan mengingat Allah, Allah dan Allah. Kita akan tenang, dan tenang.

kelebihan :

1. Isi buku sarat dengan makna dan istilah di dunia tasawuf

2. buku ini mengenalkan juga arti kehidupan dan mengenal Tuhan

3. Cerita percintaannya anti mainstream dari kebanyakan buku lain membuat selalu bertanya-tanya bagaimana kelanjutannya

 kekurangan :

1. Desain sampul yang tidak cocok dengan isi novel

2. alur cerita di bagian awal sangat membosankan

Previous PostAthirah Jelajah Ramadhan
Next PostTingkatkan semangat dakwah melalui dunia pendidikan