image

Keutamaan Puasa Tasu’a dan Puasa Asyura

Salah satu program unggulan di SMP-SMA Islam Athirah Bone adalah mengamalkan sunnah-sunnah Rasulullah Saw di dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu amalan sunnah yang menjadi tradisi di Athirah Bone adalah puasa sunnah. Tidak hanya puasa senin kamis, tetapi juga puasa sunnah lain yang ada di bulan-bulan tertentu. 

Sobat Athirah, di bulan Muharram ini, selepas perayaan tahun baru hijriyah, Umat muslim dianjurkan untuk berpuasa sebagai salah satu amalan sunnah di bulan Muharram.  Puasa yang dimaksud adalah Puasa Tasua dan puasa Asyura. Puasa Tasua dilaksanakan pada tanggal 9 Muharram atau tepat jatuhnya pada hari Rabu (18/8) sedangkan puasa Asyura dilaksanakan setelahnya atau tanggal 10 Muharram  yang jatuhnya di hari Kamis (19/8).

Dasar hukum pelaksanaan puasa sunnah Tasu’a dan Asyura adalah terdapat sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda yang artinya,

"Sungguh seandainya aku masih hidup sampai tahun depan, niscaya aku akan berpuasa pada tanggal 9 dan 10 (Muharram)."

Mengenai keutamaannya, Hamdan Rasyid dan Saiful Hadi El-Sutha dalam buku Panduan Muslim Sehari-hari menyebutkan bahwa keutamaan menjalankan Puasa Asyura, di hari kesepuluh bulan Muharram adalah diampuninya dosa satu tahun yang telah lalu. Begitu juga dengan puasa Tasua di hari kesembilan bulan Muharram.

Selain itu, Disebutkan dalam hadits riwayat Imam Muslim dari Abu Qotadah Al Anshori mengatakan yang artinya: 

"Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah mendapat pertanyaan tentang keutamaan puasa Arafah? Beliau (Rasulullah) menjawab, "Puasa Arafah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang." Rasulullah juga ditanya mengenai keistimewaan puasa 'Asyura? Rasulullah menjawab, "Puasa 'Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu."

Ustad H. Tasman Muhammad, Lc yang mengampu mata pelajaran PAI di SMP Islam Athirah Bone menjelaskan bahwa puasa Tasu’a dilaksanakan untuk membedakan puasa 10 muharram yang juga dilakukan oleh Kaum Yahudi. Sedangkan puasa Asyura tanggal 10 Muharram itu keutamaannya adalah dapat menghapus dosa selama setahun yang lalu.

“Kalau tasu’a itu hanya bersifat pembeda untuk menyelisihi orang yahudi, Puasa Asyura keutamaannya menghapuskan dosa setahun yang lalu,” Ujar Ulama alumni Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir tersebut.

Jadi, untuk sobat Athirah dimanapun berada, jangan ketinggalan untuk meraih keutamaan Puasa Tasu’a dan Puasa Asyura, ya. Bila belum sempat hari ini, masih ada kesempatan besok (19/8) untuk mengerjakan puasa Asyura. Yuk bersama-sama meraih pahala dan keutamaan ibadah sunnah ini. Semoga apa yang kita kerjakan senantiasa mendapatkan ridho Allah Swt. Amin. Nurholis_Tim Athirah Web (@nurholismuh)




Previous PostMajelis Permusyarawatan Kelas: Semangat Kawal Program OSIS Selama Pandemi
Next PostMerdeka! Ini Perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 76 Tahun di SMA Islam Athirah Bukit Baruga