image

Puncak Kegiatan Program Roots, SMA Islam Athirah 1 Makassar Sukses Gelar Roots Day

SMA Islam Athirah 1 Makassar sukses menggelar kegiatan Roots Day dengan tema “Bersama Agen Perubahan Kita Wujudkan Perilaku Positif,” Jumat, 3 Desember 2021 lalu.

Kegiatan Roots Day ini merupakan puncak kegiatan dari serangkaian kegiatan program Roots dalam kurun waktu dari bulan Agustus hingga Desember 2021. Kegiatan ini juga merupakan salah satu kegiatan sekolah penggerak di mana SMA Islam Athirah 1 Makassar adalah termasuk salah satu sekolah penggerak di Sulawesi Selatan.

Program Roots ini bertujuan untuk mencegah dan menghapus perilaku bullying (perundungan) dalam lingkup sekolah guna mengoptimalkan pembelajaran dan meningkatkan kenyamanan siswa di sekolah.

Kegiatan Roots Day SMA Islam Athirah 1 Makassar ini dilakukan semi virtual, yakni digelar offline dan online melalui aplikasi Zoom Meeting. Sebagai MC pada kegiatan ini adalah Rafly Hudly Pawellangi dan Nadya Shafa Aulia dari kelas X.1 Al-Awwal.

Adapun kegiatannya diisi dengan berbagai penampilan dari para agen perubahan. Penampilan pertama dibuka oleh para agen perubahan yang membawakan Mars Anti Perundungan. Mars Anti Perundungan ini adalah hal yang berbeda dari kegiatan Roots Day di sekolah lainnya, karena mars ini khusus diciptakan untuk SMA Islam Athirah 1 Makassar.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan pemberian selempang kepada 30 agen perubahan, penampilan musikalisasi puisi, serta penampilan akustik.

Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar dalam sambutannya menyampaikan tujuan utama program Roots.

“Kegiatan program Roots Day ini diselenggarakan oleh agen perundungan SMA Islam Athirah 1 Makassar. Kegiatan ini merupakan program dari Direktorat SMA Kementerian Pendidikan RI, diberikan kepada sekolah penggerak untuk melakukan sebuah agenda kegiatan di seluruh Indonesia. Ada sekitar 1500 sekolah penggerak di seluruh Indonesia yang melakukan kegiatan ini. Untuk Sulawesi Selatan, ada 17 SMA di Sulsel termasuk SLB yang melakukan kegiatan ini,” ucapnya.

“Dari kegiatan Roots ini pula harapannya adalah agar dalam lingkup sekolah tidak ada perundungan, baik secara langsung maupun secara media sosial. Pemerintah juga sangat mengharapkan agar sekolah penggerak dapat menjadi katalis untuk sekolah-sekolah lainnya,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah, Perwakilan BMJ Sekolah Islam Athirah Wilayah Kajaolalido, Kepala TK Islam Athirah 1 Makassar, Kepala SMP Islam Athirah 1 Makassar, perwakilan dari pengurus FKK SMA Islam Athirah 1 Makassar, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Mas Aman Uppi, S.Pd., M.Pd. menyampaikan tentang efek tindakan bullying serta pentingnya penanaman karakter yang baik yang harus dimiliki oleh setiap individu dalam etika kehidupan bermasyarakat.

Ada dua orang guru yang menjadi fasilitator dalam kegatan Program Roots ini, yakni: Jumarni, S.Pd., Gr. dan Andi Opu, S.Pd. Salah seorang fasilitator guru, Andi Opu, S.Pd. ketika dihubungi melalui WhatsApp menambahkan penjelasan tentang tujuan pelaksanaan kegiatan Roots Day serta tindak lanjut dari kegiatan ini.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendeklarasikan bahwa SMA Islam Athirah 1 Makassar adalah sekolah Anti Perundungan sekaligus mengimbaskan kepada semua siswa dan sekolah terdekat, yakni SMP dan SD di mana nantinya yang akan menjadi narasumber adalah perwakilan dari 30 Agen Perubahan SMA Islam Athirah 1 Makassar,” ujarnya.

“Selain itu, tujuan yang paling penting adalah 30 agen perubahan dan seluruh peserta yang hadir mengikrarkan diri bahwa tidak akan melakukan perundungan dengan pembacaan deklarasi sekolah anti perundungan yang dilakukan secara kolosal dengan beberapa perilaku positif di dalamnya. Adapun tindak lanjut dari kegiatan Roots Day adalah akan dilaksanakan diskusi bebas terkait seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan," tambahnya.

 

Penulis: Yusminiwati

Previous PostSukses SNMPTN dan UTBK 2022, SMA Islam Athirah 1 Makassar Lakukan Ini
Next PostDalami Metode Sentra, Guru TK Islam Athirah Antusias Ikuti In House Training