Gelar Presentasi Karya Ilmiah, Siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar Dukung Capaian Jaminan Mutu Sekolah
Makassar
- SMA Islam Athirah 1 Makassar menggelar presentasi Karya Ilmiah Remaja (KIR)
bagi kelas XII. Kegiatan itu dilangsungkan di lingkungan Sekolah Islam Athirah
Jalan Kajaolalido Nomor 22 Makassar dan diikuti seluruh siswa kelas XII
berjumlah 155. Pelaksanaan presentasi karya ilmiah merupakan realisasi program
kerja tahunan sekolah. Karya Ilmiah Remaja bertujuan membekali siswa di antaranya
mahir dalam menyusun karya ilmiah, kreatif dalam menyusun rencana presentasi
dengan pemanfaatan media dan teknologi, mengasah keterampilan berbicara, serta mampu
mempertanggungjawabkan orisinalitas karyanya.
Sebelumnya, siswa kelas XII telah
dibekali materi karya ilmiah, pelatihan penulisan karya, hingga pembimbingan karya.
Pada hari Rabu, (13/11/2019) dilaksanakan presentasi perdana oleh tiga orang
siswa. Ketiga siswa tersebut adalah Muh. Afif Muflih siswa kelas XII MIPA 1,
Syafirna Aisyah Cantika siswa kelas XII MIPA 3, dan Amanda Salwa Clarissa siswa
kelas XII IPS. Ketiganya merupakan presenter terbaik yang telah dipilih oleh
pembina KIR dengan berbagai kriteria. Secara bergantian, ketiganya
mempresentasikan karyanya di hadapan tiga orang penguji. Kegiata itu dihadiri Wakil
Direktur Sekolah Islam Athirah, Mas Aman Uppi, S.Pd., M.Pd. sekaligus membuka
acara dan didampingi oleh beberapa kepala departemen.
Pelatihan karya ilmiah bagi siswa
kelas XII telah berjalan sejak siswa masih duduk di bangku kelas XI, mereka
wajib menyelesaikan karyanya hingga bab 3. Di kelas XII, siswa melakukan
penelitian dan perampunngan karya hingga pada persiapan presentasi yang di
gelar selama tiga hari, Rabu-Jumat (13-15/11/2019).
Koordinator KIR Sabrianti, S.Pd.,
M.Pd. menjelaskan bahwa karya ilmiah merupakan salah satu prasyarat kelulusan
bagi siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar. Seluruh siswa kelas XII wajib
menyelesaikan minimal satu karya ilmiah dan akan dipresentasikan di depan
penguji.
Ia menambahkan bahwa kegiatan penyusunan
dan presentasi karya ilmiah merupakan miniatur dari sidang skripsi di perguruan
tinggi. Ke depannya ketika siswa menyusun skripsi, hal itu bukan lagi hal baru
baginya.
“Ini wajib bagi siswa kelas XII
karena menjadi syarat kelulusan” ungkap guru yang akrab disapa Bu Anti ini.
“Jadi
kegiatan KIR ini juga seperti miniatur sidang skripsi yang ada di perguruan
tinggi sehingga ketika mereka di bangku perkuliahan, karya ilmiah (skripsi) bukan
lagi hal yang asing baginya” tambah Anti.
Sementara
itu, Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd.
menjelaskan bahwa kegiatan penyusunan dan presentasi karya ilmiah merupakan
wujud dukungan siswa dalam rangka pencapaian jaminan mutu sekolah khususnya melakukan
presentasi formal dan berbicara di depan khalayak.
“Ini
wujud dukungan siswa, menyelesaikan karyanya dengan baik, ini juga bagian dari
penguatan pencapaian jaminan mutu dalam menyusun dan mempresentasikan karya
ilmiah, sekaligus sebagai bekal masa depan siswa dalam aktivitas perkuliahan
kelak di perguruan tinggi” jelas Tawakkal.
Salah seorang siswa kelas XII,
Muhammad Rayhan Attar mengungkapkan bahwa kegiatan penyusunan dan presentasi
karya ilmiah sangat membantu dirinya dalam upaya persiapan memasuki perguruan
tinggi.
“Menurut saya ini sangat
membantu, karena kita akan memasuki perguruan tinggi, jadi kita punya dasar
dalam menyusun karya ilmiah berupa skripsi, tesis, disertasi” ungkapnya.
Dari seluruh karya ilmiah siswa, akan dipilih 10 karya terbaik yang akan diumumkan saat penamatan-perpisahan.
Penulis:
Sukri Muhammad

