image

FLS2N 2017: SMA Athirah Bone Go Kupang

Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SMA se-Sulawesi Selatan kembali di gelar oleh Dinas Pendidikan Provinsi SULSEL, teptanya pada 22 sampai 24 Agustus 2017 di Hotel Grand Imawan, Makassar. Dalam kompetisi tersebut, ada enam cabang yang diperlombakan, diantaranya lomba baca puisi, seni kriya, tari berpasangan, vokal solo, desain poster, dan teater monolog. Setiap kabupaten/kota mengutus satu siswa di tiap cabang lomba yang lolos seleksi sebagai perwakilan di tingkat provinsi.

SMA Islam Athirah Bone pun kembali mengambil peran. Melalui kecakapan Rahardi, siswa Kelas XI IPS AL-Hafidz, berhasil mewakili Kabupaten Bone di tingkat provinsi pada cabang lomba baca puisi.

Perlombaan yang berlangsung tiga hari tersebut, kata Rahardi, cukup menguras tenaga dan juga menantang mental. Khusus lomba baca puisi, peserta harus melalui dua babak selama pertandingan, yakni babak penyisihan dan babak final. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat Rahardi dalam mengikuti lomba. Pada babak penyisihan, siswa yang juga jago story telling ini, tampil memukau lewat puisi Goenawan Muhammad, Tentang Seorang yang Terbunuh di Sekitar Hari Pemilihan Umum. Alhasil, ia berhasil masuk ke babak final. Pada babak final, Ardi, sapaan akrabnya, kembali tampil percaya diri dengan membawakan puisi WS. Rendra berjudul Gugur.

                “Apa yang telah saya tampilkan di hadapan dewan juri dan peserta baca puisi adalah hal yang sangat menggembirakan. Ini pengalaman baru bagi saya. Selama ini saya hanya selalu mengikuti lomba story telling.  Saya sangat bersyukur sebab saya diberi kesempatan

untuk mengasah keterampilan saya di bidang lain. Sayapun tak ingin menyia-nyiakannya dan berusaha memberi yang terbaik buat sekolah dan Kabupaten Bone,” ujar Rahardi.

Usaha yang dilakukan pun berbuah manis. Saat pengumuman hasil lomba, untuk cabang lomba baca puisi FLS2N tingkat SMA, Rahardi disebut sebagai peserta terbaik dan berhak mewakili Sulsel di tingkat nasional, yang akan dilaksanakan di Kupang beberapa bulan mendatang.

Keberhasilan tersebut lagi-lagi menjadi kesyukuran yang amat menggembirakan bagi SMA Athirah Bone. Syapriadi, S.Sy., Pembina baca puisi, mengaku sangat bangga atas prestasi siswa bimbingannya. Kepala sekolah pun turut memberi apresiasi, begitupun guru, karyawan, dan seluruh siswa Athirah Bone

 

Previous PostTradisi qurban di TK Islam Athirah 2 ajarkan siswa berbagi ke sesama
Next PostSMA ATHIRAH BONE ADAKAN TEMU TOKOH OSIS SE-KAB. BONE