Penguatan Marketing dan Do’a Bersama Sukses PPDB 2021 Sekolah Islam Athirah
Panitia PPDB Sekolah Islam Athirah Wilayah
Kajaolalido kembali mengadakan Kegiatan Do’a Bersama Sukses PPDB
2021 yang dirangkaikan penguatan marketing dengan partner sharing dari
Binus University, Senin (15/03/2021). Kegiatan ini digelar virtual melalui
aplikasi konferensi video Zoom Meeting, dihadiri
oleh 123 partisipan. Salah satu tujuan kegiatan ini adalah untuk bersama-sama
memupuk semangat dalam mensukseskan pencapaian target PPDB Sekolah Islam
Athirah.
Adapun agenda kegiatan dari kegiatan sukses PPDB kali
ini adalah: (1) Pemaparan Materi: "Bagaimana
Merancang Marketing Efektif Medsos di Era Pandemi" oleh Ibu Yuanita
Safitri, S.Sos., M.I.Kom dan Bapak Asep Muizudin Muhamad Darmini, S.IP., MA.,
PhD (cand.) dari Communication
Department, Binus University, kemudian dilanjutkan (2) Do’a bersama untuk
kesuksesan PPDB Sekolah Islam Athirah.
Dalam pemaparannya, Ibu Yuanita menceritakan secara
singkat tujuan awal dari pembuatan sosial media.
“Sosial media saat ini sangat berkembang dengan pesat. Kita tahu bahwa semua hal terjadi di sosial media.Hari ini kita akan fokus bagaimana memanfaatkan sosial media sehingga akan berguna utk pekerjaan kita khususnya. Sosial media pada dasarnya adalah media daring yang digunakan untuk bersosialisasi, memberi, dan mendapatkan informasi, serta berbagai ide dengan orang lain. Media sosial pada awalnya dibuat karena adanya kebutuhan bahwa banyak orang yang tidak bisa sharing kepada orang lain secara langsung, jadi membutuhkan cara-cara tertentu yang bisa membuat mereka lebih nyaman untuk bisa sharing kepada orang lain, lalu dibuatlah sosial media” ucap Yuanita.
Kemudian dilanjutkan oleh pemateri berikutnya, Bapak Asep Muizudin yang menjelaskan pentingnya menentukan platform media sosial apa yang akan digunakan untuk target audience kita.
“Kalau kita melihat konteks masyarakat sekarang, ini menunjukkan bahwa strategi marketing kita juga harus disesuaikan dengan konteks sosial dimana masyarakat atau target audience kita hidup. Kalau kita misalkan ingin menargetkan orang tua, kira-kira sosial media apa yang impactful untuk usia orang tua. Kalau kita ingin menargetkan anak-anak atau calon siswa, kira-kira media sosial apa yang sangat berpengaruh pada usia seperti itu,” ujar Pak Asep.
Ibu Yuanita menambahkan beberapa cara untuk membentuk sosial media engagement yaitu: (1) Pilihlah sosial media yang sesuai dengan brand Anda, (2) Buatlah brand Anda bercerita, (3) Bagilah konten orang lain/customer yang sesuai dengan brand Anda, (4) Gunakan fitur-fitur yang ada di media sosial untuk mendekatkan diri dengan auidence Anda, (5) Buat hashtags (#) yang relevant untuk postingan Anda, (6) Gunakan influencer yang sesuai dengan brand Anda, (7) Posting secara berkala, (8) Ikuti trend terbaru, jika sesuai dengan brand Anda, (9) Empati, empati, dan empati, dan (10) Dengan modal empati, jangan lupa untuk terus mengevaluasi media sosial Anda.
Setelah penguatan materi sesi marketing dilanjutkan dengan sesi tadarrus bersama yang dipandu oleh Ustaz Andi Nur Alam, S.Pd.I. Bagian akhir dari kegiatan ini ditutup oleh doa bersama yang dipandu oleh Ustaz Muhammad Syakir Syam, S.Th.I, M.Th.I.
Penulis: Yusminiwati (Tim Humas
SMA Islam Athirah 1 Makassar)

