image

Luar biasa. Siswa TK Islam Athirah 1 tampil percaya diri dalam kegiatan "Presentasi Diri" secara Virtual

Memiliki anak yang berani dan percaya diri adalah harapan semua orang tua, namun banyak orang tua yang belum mengetahui bagaimana cara menumbuhkan rasa percaya diri itu. Apalagi belajar di masa pandemi ini kebanyakan orang tua mengatakan bahwa pembelajaran tidak efektif sehingga banyak orang memilih untuk tidak menyekolahkan anaknya selama masa pandemi ini. Namun kenyataannya banyak juga orang tua yang memiliki pemikiran berbeda mengingat begitu signifikan perkembangan otak anak di masa usia dini yang  sangat perlu untuk terus di stimulasi untuk mencapai perkembangan yang optimal.

Pada umumnya anak usia dini masih sangat bergantung kepada orang tua dan cenderung selektif untuk mau berbaur dengan orang lain, mereka akan mempelajari dulu apakah itu aman untuk dirinya. Demikian pula untuk tampil dihadapan orang banyak  anak usia dini juga memerlukan waktu untuk berlatih bagaimana bisa tampil dihadapan orang banyak. Untuk mendukung itu semua TK Islam Athirah memiliki program yang dikemas dalam kegiatan puncak tema.

Untuk tema Diriku ini kemasan kegiatan puncak tema adalah presentasi tentang identitas diri anak. Materi tentang tema diriku (sub tema identitas diri) sudah diperoleh anak selama pembelajaran dua pekan sehingga anak-anak memiliki wawasan tentang apa saja yang berhubungan dengan identitas dirinya. Orang tua begitu semangat dalam memberi dukungan kepada anak untuk kegiatan presentasi ini,  mulai dari melatihkan materi presentasi, menyiapkan kostum kesukaan anak hingga mengatasi sikap anak yang moody yang akhirnya dapat mempersembahkan presentasi dirinya.

Kegiatan presentasi ini  biasanya dilakukan di sekolah, di atas panggung yang sudah didekorasi oleh para guru, namun kalai ini panggung mereka di rumah. Presentasi ini dilakukan secara virtual. Meski demikian tidak menyurutkan semangat anak dan orang tua untuk menyiapkan segala sesuatunya sama seperti ketika di sekolah.Tentu saja hal ini juga tidak lepas dari kerja sama antara guru dan orang tua dalam bahu-membahu membantu anak untuk dapat tampil menjadi anak yang berani dan percaya diri, untuk bekal kehidupan selanjutnya di masyarakat kelak. Dalam kegiatan ini turut hadir Kadept Kurikulum Sekolah Islam Athirah Bapak Saharuddin, yang menyampaikan testimoninya “Kereeen” .

Siti Khotijah, S.Pd

Previous PostGelar Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS), SMA Islam Athirah Bone libatkan alumni sebagai pemateri
Next PostAnak Didik TK Islam Athirah 2 Presentasikan Diri Melalui Video pada Kegiatan Puncak Tema