Gagal di KSN dan KSM, Fauzan Bangkit dan Sabet Medali Perak OSAN 2021
Pantang menyerah mungkin menjadi frasa yang tepat untuk merepresentasikan seorang Andi Ahmad Fauzan. Siswa kelas VIII Ar Rafi tersebut bangkit dari kegagalannya menembus putaran final KSM dan KSN 2021. Pada hari Rabu (3/11) dalam rilis resmi akun Yappres Indonesia, nama siswa kelahiran Sinjai, 13 tahun silam tersebut tercatat sebagai peraih medali perak cabang IPA Terpadu pada ajang Olimpiade Sains Akbar Nasional 2021.
Fauzan yang lahir di Manipi, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai tersebut adalah putra pasangan Andi Marzuki Syahrir dan Suryanti Laia. Cowok yang hobi main game dan badminton ini adalah salah satu penerima beasiswa prestasi pendidikan dari Yayasan Pendidikan Kalla.
Saat ini Fauzan aktif di ekskul IPA terpadu dan tergabung dalam tim SMP Islam Athirah Bone untuk Kompetisi Sains Nasional dan Kompetisi Sains Madrasah tahun 2021. Dalam Dua ajang nasional tersebut fauzan mampu melangkah hingga seleksi nasional, namun peruntungannya berkata lain karena langkahnya harus kandas di level provinsi.
Gagal bukan berarti menyerah, remaja yang bercita-cita menjadi pengusaha tersebut akhirnya bangkit dan meraih medali perak di ajang kompetisi Olimpiade Sains Akbar Nasional. Dirinya tidak menyangka bisa unggul dari ratusan peserta dari seluruh Indonesia. Baginya ajang ini bisa menjadi langkah baru menuju KSM dan KSN tahun 2022 nanti.
“Alhamdulillah tidak menyangka bisa meraih perak. Ini saja saya baru tau saat disampaikan pembina ekskul bahwa dapat perak OSAN 2021,” Ujarnya dengan senyum renyah tersungging di bibir.
Fauzan berharap edisi 2022, dirinya masih masuk di Tim Olimpiade Sains Athirah, bisa lolos hingga ke nasional dan meraih medali. Dirinya mengaku akan senantiasa konsisten dalam ibadah, meminya dukungan dari orang tua, guru, pembina, dan teman-teman di sekolah untuk bisa mempersembahkan prestasi terbaik untuk Athirah Bone. Nurholis_Tim Web Athirah (ig @nurholismuh)

