image

Kisah Nurazizahtul Fadhillah Ahmad, Pelajar SD Islam Athirah 2 Makassar Peraih Medali Perunggu Kompetisi FUSC 2022

Raihan prestasi yang membanggakan kembali dicapai oleh pelajar SD Islam Athirah 2 Makassar. Kali ini datang dari bidang studi IPA, seorang siswi bernama lengkap Nurazizahtul Fadhillah Ahmad sukses menyabet medali Perunggu pada Kompetisi FUSC (FKIP UISU Science Competition) 2022.

Diketahui, kompetisi ini diselenggarakan oleh Pusat Kejuaraan Sains Nasional (Puskanas). Kompetisi ini dilaksanakan secara online pada Ahad (17/4/2022) dan diikuti sebanyak 452 peserta. Adapun pengumuman pemenangnya pada Rabu (20/4/2022).

Satriani, S.Pd., M.Pd. selaku Guru Pembina TOSA (Tim Olimpiade Sains Athirah) bidang IPA merasa bangga dengan pencapaian ananda Azizah ini. Pasalnya, meskipun masih duduk di kelas III dan dalam perjalanan ke luar kota, ananda Azizah mampu bersaing dengan siswa yang tingkatannya lebih tinggi dan berhasil meraih medali.

Alhamdulillah, sangat bangga dengan ananda Azizah, meskipun baru kelas III, namun sudah bisa mendapatkan medali bersaing dengan siswa-siswa kelas IV, V, dan VI. Alhamdulillah, ananda Azizah sangat antusias dan bersemangat dalam setiap pembelajaran dan setiap lomba, bahkan pada lomba tersebut, ananda Azizah mengerjakan soal lagi dalam perjalanan ke luar kota, tuturnya.

Saat dikonfirmasi, ananda Azizah membenarkan bahwa pada hari pelaksanaan lomba dirinya lagi melakukan perjalanan ke luar kota, menuju Athirah Bone untuk menjemput kakaknya. Siswi kelas III.3 yang bergabung di TOSA sejak Februari 2022 itu pun mengerjakan soal di dalam mobil.

Sementara itu, Ir. Ratna Rahim, S.E., M.M. selaku orang tua ananda Azizah melihat prestasi putrinya pada kompetisi kali ini sebagai suatu proses pembelajaran untuk berjuang dalam hidup, melatih mental siap menang dan kalah.

Saya melihatnya sebagai suatu proses pembelajaran karena dalam lomba itu anak-anak dilatih untuk berjuang dalam hidup. Menang kalah itu hanyalah bonus. Kalau menang alhamdulillah, kalau kalah itu bisa dijadikan pembelajaran ke depan untuk terus berusaha dan berusaha lagi, ungkapnya.

Bunda Ratna juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru pembimbing dan Sekolah Islam Athirah yang punya andil dalam pendidikan anaknya untuk terus berkarya.

Dalam kesempatan ini, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru pembimbing yang selama ini telah berperan aktif dalam pendidikan anak-anak saya. Semoga apa yang mereka lakukan bernilai amal jariah. Terima kasih Athirah karena telah memberi ruang kepada anak-anak untuk terus berkarya dan berkarya. Jayalah terus Athirah dalam memajukan pendidikan di Indonesia. Aamiin yaa rabbal 'alamiin, pungkasnya.

Citizen Reporter: Muhammad Ryan Israfan

Previous PostNational Young Scientist Innovation, St. Kadijah Ahmad Raih Medali Bidang IPA
Next PostTK Islam Athirah Bukit Baruga Isi Hari Pertama Sekolah Dengan Halal Bihalal