Pertama Kali dilaksanakan Sejak Pandemi, Upacara Bendera SMP Islam Athirah Bone Berlangsung Bilingual
Sejak Pandemi mewabah, SMP Islam Athirah Bone untuk pertama kalinya menggelar Upacara Bendera secara langsung pada hari Senin (20/9) di Lapangan Serbaguna Sekolah Islam Athirah Bone. Protokol upacara bendera dilaksanakan secara bilingual dalam dua bahasa yakni bahasa inggris dan Indonesia.
Bertindak selaku pelaksana upacara adalah pengurus OSIS SMP periode 2020/2021 dengan Andi Syahdewa bertindak sebagai pemimpin upacara. Kepala SMP Islam Athirah Bone, Nuraeni, S.Pd.,Gr. berkesempatan menjadi Pembina upacara.
Kegiatan upacara yang diikuti hampir 90% siswa yang telah hadir di sekolah ini digelar dengan protokol yang ketat, baik guru maupun peserta. Hal ini sekaligus menandai berlangsungnya proses belajar mengajar tatap muka di Athirah Bone. lebih spesial lagi karena pasukan pengibar bendera tidak ditampilkan dalam formasi 3 orang, tetapi 9 orang.
Pada kesempatan tersebut, Kepala SMP islam Athirah Bone menyempatkan untuk melantik pengurus MPK dan OSIS untuk periode 2021/2022. Meski lokasinya sempatdipindahkan karena diguyur hujan, tetapi tidak menyurutkan antusiasme peserta upacara untuk tetap khidmat mengikuti. Dalam amanahnya, Sosok kelahiran Bulukumba tersebut kembali mengingatkan kepada seluruh warga Athirah Bone tanpa terkecuali untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan dimanapun berada.
“Alhamdulillah ini adalah salah satu nikmat buat kita karena bisa berkumpul bersama kembali. Namun perlu diingat bahwa semua warga tanpa terkecuali tetap wajib mematuhi protokol kesehatan dimanapun berada demi kebaikan kita bersama.
Selain itu, pimpinan yang mengawali karir sebagai pengampu mata pelajaran matematika tersebut juga berpesan agar siswa mempersiapkan diri menghadapi Ujian tengah semester ganjil yang akan digelar sepekan lagi (27/9). Bukan hanya sebagai evaluator, tetapi juga sebagai awarnes atau peringatan dini buat siswa bilamana tidak terlalu optimal di tiga bulan pertama ajaran baru.
“Ingat anak-anakku, UTS tinggal sepekan lagi, ujian tengah semester bukan saja sebagai evaluator buat kalian terhadap proses belajar mengajar yang telah berlangsung selama triwulan ini, tetapi juga sebagai awarnes atau pengingat bahwa kalian harus serius dalam belajar. Ungkapnya di hadapan ratusan peserta upacara. Nurholis_Tim Athirah Web (ig @nurholismuh)

