Work from Home ala TK Islam Athirah Baruga
Work from Home (WFH) adalah istilah yang sangat lazim digunakan sejak pandemi corona pada bulan maret lalu terjadi di Indonesia. Sektor pendidikan pun harus melaksanakannya. Proses pembelajaran yang biasanya terjadi di lingkungan sekolah dipindahkan ke lingkungan rumah. Jika biasanya guru melakukan pembelajaran secara langsung kepada anak didik dengan berbagai metode, strategi serta alat permainan yang sudah disiapkan sebelumnya maka tentu hasilnya tidak jauh dari harapan atau target perkembangan yang ingin dicapai.
WFH memberikan tantangan baru kepada guru TK Islam Athirah 2 untuk mewujudkan perkembangan anak didik yang optimal melalui jarak jauh, namun alhamdulillah berkat adanya dukungan orangtua anak didik, pembelajaran tetap dapat dilaksanakan meskipun di rumah. Salah satu media pembelajaran yang digunakan kepada anak didik adalah video pembelajaran tentang tema tertentu yang dibuat oleh setiap guru. Ini merupakan tantangan bagi mereka yang biasanya melaksanakan pembelajaran secara langsung. Berikut yang diungkapkan oleh ummi Nurul Khaimah tentang pengalamannya saat harus membuat video pembelajaran untuk anak didik tercinta, “Banyak kendala yang dirasakan selama pembuatan video mulai dari aplikasi video yang terbatas belum lagi kurangnya pengalaman dalam mengedit video tersebut menjadi video yang sangat menarik buat pembelajaran anak TK Islam Athirah. Menariknya dari situlah kami yg tidak tahu tertantang untuk mulai belajar sedikit demi sedikit membuat video pembelajaran dengan otodidak dan serunya lagi dalam proses membuat video tersebut mengalir ide yang tak terduga karena kuncinya dalam membuat video tersebut adalah percaya diri dan akhirnya ada kepuasan tersendiri buat saya pribadi”.
Ummi Nirwana juga menceritakan pengalamannya tahap demi tahap tentang pembuatan video selama WFH, “Ketika pimpinan memberi tugas kepada guru untuk membuat video pembelajaran sendiri. Hatiku kacau tak karuan karena belum punya ilmu dalam bidang editing foto apalagi video, tapi karena ini adalah tugas jadi harus bisa. Akhirnya dimulailah dengan cara mencari aplikasi yg cocok dan mudah buat digunakan. Sambil mempersiapkan materi yg akan dibawakan. Selanjutnya proses rekaman ala kadarnya berbekal kamera Hp dengan suara rekaman yg pas-pasan di mulailah proses mengedit. Butuh waktu lama pasti karena ini adalah hal baru bagi saya. Beruntunglah kami di TK Islam Athirah 2 memiliki teman-teman yang baik. Jika kami butuh bantuan dan terkendala dalam proses editing kami bisa saling membantu dengan berbekal pengalaman masing-masing saat editing. Setelah proses editing itu selesai dan menghasilkan 2 video pembelajaran. Rasanya luar biasa senang dan bangga pada diri sendiri karena hasil video pembelajarannya sangat bagus, Alhamdulilah. Ya, jika kita berusaha dan belajar pasti ada jalannya dan pasti bisa mengerjakannya dan Insya Allah hasilnya juga pasti tdk mengecewakan.
Guru adalah pendidik yang senantiasa menyediakan layanan pendidikan terbaik untuk setiap anak didiknya. Berada di sekolah ataupun di rumah bukanlah sesuatu yang menjadi patokan dalam menilai keberhasilan proses pembelajaran anak didik mereka. Namun, bagaimana menciptakan situasi yang kondusif, menyediakan media yang dapat digunakan untuk proses pembelajaran anak, serta kerjasama yang baik dengan orangtua anak didik tentunya akan membawa kita pada keberhasilan proses pembelajaran. Dengan berbagai tantangan dan keseruan yang dirasakan oleh guru-guru TK Islam athirah 2 semoga dapat menjadi pembelajaran untuk semua pihak terutama pendidik yang berada di lembaga lain. Mari jadikan Work from Home sebagai sesuatu yang dapat kita rasakan hikmahnya bersama-sama. Semoga pandemi covid-19 segera berlalu.
Rita

