Digelar Virtual, Begini Suasana Riuh FBB Ke-7 SMP Islam Athirah 1 Makassar
SMP Islam Athirah 1 menggelar Festival Budaya dan Bahasa (FBB) ke-7 dengan tema “Budayakan Bahasa, Bahasakan Budaya melalui aplikasi konferensi Zoom, Rabu (17/2/2021). Tahun ini merupakan pertama kalinya kegiatan tersebut digelar secara virtual.
Lomba-lomba pada kegiatan tersebut telah disesuaikan dengan kondisi pandemi saat ini. Hal ini agar FBB tetap berjalan secara meriah dan menyenangkan. Tujuan dari kegiatan tersebut adalah partisipan dapat mengenali, mengetahui, menghargai serta mencintai budaya dan bahasa negeri Indonesia yang tercinta.
Kepala SMP Islam Athirah 1 Makassar, Nilamartini S.Pd, M.M menyampaikan terkait perbedaan antara kegiatan FBB tahun lalu dan kegiatan tahun ini. Kegiatan FBB ini merupakan yang ke-7, akan tetapi tahun ini untuk pertama kalinya digelar secara daring. Selain itu, antara kegiatan FBB Internal dan Eksternal memiliki waktu yang berbeda.
“Tahun ini, untuk pertama kalinya kegiatan FBB digelar secara virtual. Tahun lalu, FBB dilakukan dengan sangat meriah dan FBB digelar bersamaan Internal dan Eksternalnya. FBB masih digelar Internal dan Eksternal. Namun, pada pekan berbeda yaitu FBB Internal 17-18 Februari dan FBB Eksternal 24-25 Februari. Kegiatan FBB ini memilki dua kali pembukaan yaitu, pembukaan FBB Internal dan Eksternal. FBB memang adalah yang ke-7, akan tetapi ini pertama kalinya digelar secara daring,” ungkapnya pada saat sambutan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur sekolah Islam Athirah Makassar, Syamril, S.T, M.Pd menyampaikan bahwa melaksanakan FBB juga termasuk dalam perintah dari agama. Kegiatan tersebut sesuai dengan surah Al Hujarat yang dibacakan peserta didik pada saat awal kegiatan, yang menjelaskan bahwa manusia diciptakan hidup bersuku-suku dan berbangsa untuk saling mengenal.
“Harapannya kegiatan tersebut tujuannya tidak hanya mengenal budaya dan bahasa. Namun, juga menjalankan perintah agama sesuai isi surah Al Hujarat. Semoga kegiatan ini dapat membangun 4C ( Communication, Collaborative, Critical Thinking, Creativity) Meskipun kegiatan ini diadakan dari rumah. Semoga kegiatan ini bermanfaat,”tuturnya.
Hal yang sama juga disampaikan Novita Munassar, S.Kom, Ketua Badan Musyawarah Jamiah Sekolah Islam Athirah Makassar menyampaikan apresiasinya kepada pimpinan, panitia dan wali kelas. Utamanya kepada wali kelas yang belum pernah bertemu langsung dengan peserta didik kelas 7.
"Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, apresiasi kepada panitia dan apresiasi setinggi-tingginya kepada wali kelas yang mengkoordinir siswa, utamanya kelas 7 yang belum bertemu dan berkomunikasi secara langsung. Namun, 4C telah dapat terealisasi pada kegiatan ini. Saya berharap kegiatan ini dapat terus berlangsung, sesuai tujuan kegiatan ini mencintai budaya dan bahasa Indonesia secara umum dan bahasa lokal kita yang tidak dapat dilupakan,” ucapnya.
Parade budaya merupakan lomba pertama yang diperlombakan. Setiap kelas di SMP Islam Athirah mempersembahkan video yang menampilkan berbagai budaya yang berbeda dari setiap kelas.
Laporan : Musyorafah (TIM Web SMP Islam Athirah 1 Makassar)

