image

Kilas Balik Tahun 2020


Senyum mereka masih terpancar saat awal tahun 2020, tepatnya dibulan satu dan dua dengan bembelajaran yang normal, serta kegiatan sekolah yang begitu hikmat ditunggu. Moment kebahagian memuncak saat kegiatan berlangsung. Tak ada beban hidup, saat menikmati disetiap kegiatan kegiatan sekolah. Senyuman itu mulai tidak berseri – seri saat corona hadir dan memberikan ketakutan pada seluruh penduduk Indonesia sampai penghujung tahun 2020.

Tak ada yang menyangka kalau kegiatan pekan budaya merupakan puncak kebahagian yang dirasakan bersama di penghujung bulan dua. Tak ada batas jarak, semuanya melebur menjadi satu. Mungkin karena cinta membuat kita tersenyum lebar menikmati indahnya nusantara dengan keanekaragaman baju adat, makanan khas, serta lomba yang membuat kita bersaing tanpa harus membenci karena juara ataupun kalah.

Tak ada perulangan kebahagian yang menyatukan kita pada ruang yang sama. Semuanya mulai ada batas diantara kita, mulai menepi dari keramaian, terpenjara dalam rumah. Kenyataan yang begitu pahit untuk dilalui, terasa kakuh untuk keluar bertemu dan saling tegur sapa di luar sana. Bumi sepertinya sedang beristirahat dengan aktivitas para manusia.

Diawal pandemi ini sempat membuat kita putus asa tentang kesiapan Pembelajaran jarak jauh. Hal yang wajar kalau kita putus asa dengan keadaan yang baru pertama kali kita hadapi ini. Didalam putus asa ada unsur ikhlas, yang membuat kita menyadari bahwa kemampuan kita adalah terbatas, sehingga membuat kita sadar bahwa kemapuan yang mutlak ada pada Allah Swt. Semangat para guru untuk berkreasi menemukan formula untuk pembelajaran jarak jauh menemukan hasil. Mau tidak mau kita semua harus beradaptasi dengan kebiasaan baru yaitu Pembelajaran jarak  jauh melalui media daring.

Dengan kreatifitas para guru bisa memberikan nuansa baru dalam konsep penamatan kelas IX SMP Islam Athirah Bukit Baruga. Secara virtual, kita memberikan suguhan menarik tanpa harus menghilangkan kesakralan seperti saat penamatan langsung berlalu. Suguhan persembahan spesial dari para guru dengan persembahan musikalisasi puisi membuat tangisan ini pecah. Ada kerinduan yang tak bisa terobati dengan pertemuan langsung didunia nyata.

Kisah ditahun corona ini berlanjut saat penerimaan peserta didik baru. Awalnya membuat kita pesimis tentang jumlah siswa yang akan bergabung di SMP Islam Athirah Bukit Baruga, namun semuanya berubah dengan senyum bahagia saat mengetahui bahwa Siswa yang bergabung memenuhi kuota bahkan pendaftarnya lebih banyak ketimbang tahun sebelumnya.

Beberapa kegiatan besar kalender nasional yang direncanakan secara langsung pun berubah dengan konsep secara virtual melalui zoom dan live di youtube. Meskipun tidak secara langsung bertatapa muka, namun antusias siswa sangat luar bisa dalam kegiatan ini.

Ada pengharapan dan doa yang terlontar dipergantian tahun baru nasional, semoga pandemi ini cepat berlalu, semoga kita bisa beraktifitas kembali secara normal. Selamat datang tahun 2021.

Akbar




Previous PostRapat Kerja OPDIS, Begini Harapan Kepala SD Islam Athirah 2 Makassar
Next PostGelar Kelas Inspirasi SMP Islam Athirah mengangkat tema Penguatan Literasi Remaja di Era 4.0