image

AKB ala Athirah Bone

Pandemi covid-19 sudah setahun lebih. Selama itupulah siswa mengikuti pembelajaran secara daring dari rumah. Sangat berbeda dari sebelumnya. Akan tetapi, secara perlahan hal tersebut berangsur-angsur pulih melalui penerapan AKB. Sekolah Islam Athirah Bone pun mulai melakukannya. Hal ini ditandai dengan terlaksananya semua aktivitas di sekolah, mulai dari proses pembelajaran hingga kegiatan keasramaan.

Dalam proses AKB ini, protokol kesehatan diterapkan secara ketat. Siswa dan guru/karyawan dipastikan memakai masker setiap saat. Selain itu, semua warga sekolah juga senantiasa menjaga jarak dan menerapkan antrian. Saat salat berjamaah, guru/karyawan memiliki saf terpisah dengan  siswa. Begitupun saat makan, guru dan siswa makan secara bergantian di kantin. Ketika di kelas, guru menjaga jarak dengan siswa. Kelas outdoor juga kerap dilakukan mengingat penularan covid-19  di ruangan terbuka lebih minim. Kontak fisik tidak terjadi antara guru dan siswa.

Satgas covid Athirah Bone senantiasa memastikan keamanan dalam proses adaptasi baru ini. Siswa secara ketat tidak dibolehkan keluar masuk sekolah. Jika ada hal yang dibutuhkan siswa, diupayakan disediakan oleh sekolah melalui bantuan pembina asrama. Adapun orang tua yang hendak berkunjung, ada waktu tertentu juga tempat khusus yang disediakan yang tidak memungkinkan terjadinya kontak fisik berikut dengan beberapa aturan tertentu terkait kunjungan.

“Dalam proses AKB ini, selain kepatuhan terhadap protokol kesehatan wajib dilakukan, dukungan dan kerja sama dari orang tua pun sangat dibutuhkan, terutama saat mengunjungi siswa di sekolah. Hal ini demi keamanan dan keselematan kita bersama.” Ungkap Syahrir, selaku ketua satgas covid Athirah Bone.

Sebelum melaksanakan AKB, beberapa persiapan telah dilakukan, diantaranya vaksinasi semua guru karyawan sejak  Februari 2021. Selain itu,  sepekan sebelum siswa masuk (17/4), guru/karyawan melakukan swab test lalu siswa masuk sekolah secara bertahap  yang sebelumnya juga telah mendapatkan swab test.

“Semua warga sekolah, baik siswa, guru, juga karyawan harus memastikan diri bebas dari virus covid-19. Semuanya harus mendapatkan swab juga vaksinasi sebagai bentuk proteksi. Hal tersebut sangat penting dalam AKB ini.” Ungkap Wakil direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah 3, Syamsul Bahri, M.Pd.

Tak hanya dari segi protokol dan aturan AKB yang diterapkan secara ketat, tetapi juga siswa diedukasi akan pelaksanaan AKB melalui webinar dengan menghadirkan psikolog juga dokter. siswa pun mendapatkan semangat juga pemahaman akan hal-hal yang seharusnya dilakukan dalam masa adaptasi ini.


A. Reski Citra Rahmayani, S.Pd.

Previous PostHadirkan 2 Pemateri, Sekolah Islam Athirah Gelar Webinar Proteksi Diri Siap Menghadapi Tatap Muka
Next PostBriefing Pagi, Guru SMP Islam Athirah Bukit Baruga Bahas Persiapan PAS Semester Genap 2020 - 2021