Majukan Keterampilan Literasi Digital Siswa SD Islam Athirah 1 Makassar, Mentari Group Indonesia Adakan Sharing Digital Learning Platform
Demi memperkuat literasi digital SD Islam Athirah 1 Makassar bekerja sama dengan Mentari Group Indonesia mengadakan pertemuan sharing dan diskusi bersama. Pertemuan yang dihadiri 28 orang peserta ini diadakan pukul 13.30 WITA melalui zoom meeting. Turut hadir juga pimpinan serta guru SD Islam Athirah 1 dan 2. Pertemuan ini diadakan guna membahas layanan dan dukungan untuk Program Pengembangan Kompetensi Siswa melalui Support Digital Learning Platform. Dalam pertemuan tersebut, Tri Turturi, trainer dari Mentari Group memperkenalkan platform pembelajaran Myon. Platform tersebut merupakan platform membaca secara digital untuk melatih kemampuan membaca dan menulis yang dirancang sesuai kebutuhan. Di dalam platform tersebut disediakan akses tanpa batas ke lebih dari 6.000 bacaan digital yang dapat diakses melalui semua device seperti computer, laptop, tablet, dan smartphone.
Dalam platform tersebut skill siswa bisa diasah literasinya mulai dari reading, listening, learning how to pronounce, dan building vocabulary dari bacaan yang dipilih. Genre yang bisa dipilih juga sangat bervariasi seperti animals, hobbies, colors, science, math, language and art, dan masih banyak lagi.
Tri Turturi kemudian menjelaskan cara menggunakan platform tersebut dan kegunaannya. Siswa terlebih dahulu login ke platform Myon selanjutnya siswa boleh memilih buku yang disenangi. Setelah menyelesaikan bacaan, sistem akan secara otomatis memberikan kuis untuk menguji reading skillnya apakah sudah sampai pada level comprehension atau tidak. Kuis tersebut nantinya akan memberikan gambaran kepada guru tentang literasi siswa dalam menyelesaikan bacaan. Selanjutnya sistem berikutnya siswa akan diarahkan untuk menuliskan review mengenai bacaannya. Di akhir akan ada report pembelajaran siswa. Di report tersebut akan muncul berapa buku yang telah diselesaikan siswa, berapa halaman, berapa menit, dan leveling siswa juga akan terlihat. Guru juga bisa mengevaluasi melalui pelaporan yang secara otomatis muncul pada platform tersebut. Selain itu guru juga bisa mengevaluasi pertanyaan yang dijawab benar itu berkaitan dengan apa. Apakah berkaitan dengan main idea, vocabulary, supporting detail, inference and interpretation questions, dan semuanya disusun berdasarkan taxonomy bloom. Jika levelnya sudah berada pada inference dan interpretation maka kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) siswa sudah terbangun.
Arfyuni Firman, S.Pd.,M.Pd, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum mengatakan platform tersebut sangat menarik. Melalui program tersebut siswa bisa belajar secara mandiri dari rumah. Jadi meskipun tidak didampingi oleh orangtua para siswa akan bisa meningkatkan skillnya dalam membaca yang bisa diakses dengan mudah melalui gadgetnya.
Penulis : Syahriyanti (Tim Web SD Islam Athirah 1 Makassar)

