Ketika Doaku Tak Kunjung Dikabulkan
Penulis : Resmi Chalik,S.Pd.(Guru IPS SMP Islam Athirah 1 Makassar)
Tidak ada satu pun peristiwa yang terjadi pada diri kita, kecuali Allah sedang
merancang kebaikan untuk kita. Di saat kita berdoa dan meminta kepada Allah, namun
doa kita belum juga dikabulkan oleh Allah. Maka ketahuilah, bisa jadi Allah
sedang merencanakan kebaikan untuk kita. Seseorang yang terus-menerus berdoa
dan mengulang-ulang doanya sekalipun belum terwujud, maka sejatinya dia ibarat
sedang mengayuh sepeda. Suatu saat akan membawa kita ke arah yang kita tuju,
setahap demi setahap kita akan sampai di tujuan.
Pada saat doa kita belum dikabulkan, maka tidak perlu gelisah, tidak
perlu putus asa, karena sebenarnya Allah sedang menginginkan diri kita untuk semakin
mendekat pada-Nya. Allah sedang ingin memaksimalkan usaha kita dalam mencapai
apa yang sedang kita minta. Karena mungkin yang kita usahakan saat ini belum
mencapai pada batas minimal persyaratan untuk memperoleh apa yang kita minta.
Sehingga dengan demikian, diri kita sebenarnya sedang dilatih untuk
mengoptimalkan potensi yang ada. Guna mencapai hasil yang maksimal, sebagaimana
yang kita harapkan dalam doa-doa kita.
Jadi, doa-doa yang belum dikabulkan oleh Allah SWT sejatinya adalah
untuk menguji kesabaran kita. Dan inilah sesungguhnya yang akan mengantarkan
pada dibukanya pintu belas kasih Allah. Sikap sabar adalah cara untuk mengetuk
pintu langit sekaligus kunci pembuka segala yang tertutup. Serta sikap sabar
itu adalah cara untuk dapat naik ke level yang lebih tinggi.
Kesabaran adalah tangga memperoleh derajat kemuliaan. Sikap inilah yang
telah dilalui oleh para nabi dan rasul dalam menghadapi berbagai ujian hidup.
Karena derajat kesulitan persamaan dengan derajat kemuliaan. Disaat Allah
Subhanahu Wa Ta’ala menginginkan kebaikan atas seseorang, maka Allah akan
memberikan ujian. Karena dengan ujian dapat memunculkan potensi asli dari diri
seseorang.
Doa yang belum dikabulkan oleh Allah sekalipun tidak diwujudkannya di
dunia, maka ketahuilah bahwa Allah sedang merancang kebaikan bagi kita untuk
kebahagiaan kelak di akhirat. Setiap doa yang kita panjatkan maka di sana ada
nilai penghambaan, kesabaran, dan ketawakalan. Sehingga pada saat doa belum
dikabulkan, maka sebenarnya Allah sedang menginginkan agar diri kita lebih
bersabar dan bertawakal. Dengan sikap-sikap itu maka Allah Subhanahu Wa Ta’ala
akan menggantinya dengan kebahagiaan kelak di akhirat.
Editor : Hasniwati Ajis (Tim Web SMP Islam Athirah 1 Makassar)

