Asah Kemampuan Bahasa Inggris Guru SMP ISLAM ATHIRAH 1 Oleh Lembaga IDEaS Makassar
Uji kemampuan bahasa inggris guru SMP Islam Athirah 1 Makassar bersama guru
dan karyawan unit lain dilaksanakan oleh Sekolah Islam Athirah berlangsung hari
Rabu (16/3). Peserta ujian yang ikut sebanyak 443 orang yang terdiri dari
pimpinan, manajemen, guru, dan karyawan Sekolah Islam Athirah. Uji kompetensi
ini dilaksanakan dengan bekerjasama
dengan lembaga Bahasa Inggris IDEaS. Uji kompetensi ini untuk mengasah
kemampuan bahasa inggris para guru dalam berkomunikasi dan penilaian kinerja
guru dan karyawan Sekolah Islam Athirah.
Menurut Kepala Departemen Kurikulum
Sekolah Islam Athirah Saharuddin S.Pd., menyatakan bahwa tujuan diadakan tes
bagi guru dan karyawan Sekolah Islam Athirah adalah selain penilaian kinerja
juga mapping kemampuan guru menuju english class.
“Tes kompetensi ini dilaksanakan
sama kedudukannya dengan tes Al-Qur’an dan tes komputer yang berkaitan dengan
tes kompetensi dasar dan penilaian kinerja bagi guru dan karyawan Sekolah Islam
Athirah. Harapannya semua personil Sekolah Islam Athirah bisa menguasai bahasa inggris
seperti dalam visi Athirah yakni berwawasan global.” ujarnya
Faradiba S.Pd.,M.Pd., sebagai guru
bahasa inggris berpendapat bahwa ada banyak manfaat dari menguasai bahasa inggris.
Seperti saat ini di era digital, adalah hal yang sangat penting dimiliki untuk
memperoleh informasi dengan memiliki kemampuan bahasa inggris. Bahasa inggris
dapat memberikan akses ke berbagai sumber informasi seperti artikel atau jurnal
yang ditulis dalam bahasa inggris.
“Kemampuan bahasa inggris yang
dimiliki oleh seorang guru dapat menjadi salah satu alat dalam mencari bahan
ajar yang bermutu. Para guru dapat meningkatkan kualitas mengajar dengan
menggunakan situs berbahasa inggris di internet dan dapat menerapkan di kelas.”
katanya
Menurut Drs. H. Sangkala daeng Ta’nang
ada 4 aspek yang terukur pada kemampuan dasar berbahasa inggris bagi guru di
lingkup Athirah. Aspek ini sekaligus untuk dikelompokkan dan dikursuskan oleh lembaga bimbel IDEaS. Dari 4 aspek ini adalah
sebagai data untuk dijadikan dasar alasan perlunya guru Athirah diberi
kecakapan berbahasa inggris (mendengarkan, kosa kata, membaca, dan menulis).
“Empat aspek berbahasa yang perlu
dimiliki seorang guru yakni mendengar (listening) kecakapan menyimak informasi
yang didengar lalu kemudian menceritakan kembali. Kosa kata (grammaer) adalah mengukur sejauh
mana penguasaan kata bentuk kini, lampau, yang akan datang, kata tunggal atau
jamak dan seterusnya. Menbaca (reading) adalah kecakapan berbahasa inggris
memahami suatu teks bacaan dan bisa menjawab pertanyaan seputar isi teks itu. Dan
yang terakhir Menulis (written) adalah mengukur kemampuan guru Athirah sudah
dapat menulis dengan berbahasa inggris dari suatu peristiwa baik itu berupa
surat ataupun cerita pendek yang temanya ditentukan.” tuturnya
Dengan memiliki kemampuan bahasa inggris seseorang dapat menguasai teknologi dengan lebih gampang. Dengan kemampuan tersebut seorang guru dapat terbantu mengetahui cara mengoperasikan teknologi yang trend saat ini seperti komputer, smartphone, internet dan yang lainnya yang bisa mendukung proses belajar mengajar di kelas.
Laporan : Hasniwati Ajis (Tim Web SMP Islam Athirah 1 Makassar)

