image

Begini Cara TK Islam AThirah 1 Mengenalkan Ragam Budaya Indonesia melalui Culture Day 

Salah satu program unggulan di TK Islam Athirah 1 adalah mengenalkan beragam budaya Indonesia kepada anank didik diberi nama Culture Day. Sehari mengenal budaya ini melibatkan seluruh anak didik,, guru dan karyawan TK Islam Athirah 1. Pelaksanaan kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, 2 Juni 2022 yang mana satu hari sebelumnya rakyat Indonesia memperingati hari lahirnya Pancasila. 

Dengan adanya moment tersebut anak didik merasakan bahwa betapa banyak budaya yang ada di Indonesia yang mereka bisa kenal melalui media social dan bahkan uforia orang-orang yang ada di sekelilingnya dalam memperinmgati hari lahir pancasila. TK Islam Athirah 1 memiliki cara tersendiri dalam mengenalkan beragam budaya tersebut seperti yang telah disebutkan diatas. Pada kegiatan culture day acara dikemas dengan baik oleh koordinator kegiatan dalam hal ini Sri Rosa Handayani, S.Ag., M.Pd biasa disapa dengan sebutan Ummi Ocha. 

Persiapan jauh hari sebelumnya dilakukan bersama tim guru dan karyawan TK Islam Athirah mulai dari kemasan acara, dekorasi panggung, music daerah, dll.  Kegiatan disusun dari pembukaan, tahfidz oleh anak didik, apresiasi seni yaitu fashion show, mendengar materi tentang Sulawesi selatan, permainan tradisonal, mencicipi makanan khas provinsi Sulawesi Selatan. 

“Anak didik perlu dikenalkan budaya yang ada di Indonesia secara umum dan khususnya budaya dimana mereka tinggal yaitu Makassar pa’rasanganta dalam bahasa makassar. Salah satu bukti mereka mencintai tanah airnya dengan tetap menjaga dan melestarikan budaya masing-masing”, tutur koordinator kegiatan.

Pada proses pelaksanaan kegiatan culture dai yang sangat berkesan pada anak didik TK Islam Athirah 1 adalah kegiatan permainan trradisional yaitu bermain concin banca, Maggetta (lompat karet), bermain kucing dan tikus, congklak, bermain ayam-ayam. Anak didk menikmati permainan dengan semangat sambil tertawa girang, berlari, melompat dengan ekspresi senang dan kegirangan  melakukan aktivitas bermain, bahkan ada anak didik yang masih ingin bermain meskipun waktu bermain sudah selesai dan mereka ingin melakukan permainan tersebut di rumah dengan mengajak keluarga. 

Tidak kalah serunya juga adalah saat mencicipi makanan tradisional berupa barongko, kattiri sala’, sikaporo, tello panyu(kue telur puyuh), bassang (bahan dasar jagung dan santan), jalangkote’. Anak didik memilih kue tradisional sesuai dengan keinginan mereka, ada yang memilih barongko, jalangkote, sikaporo dan tello penyu. Setelah mereka mengambil kue pilihan kemudian duduk bersama teman-teman dan guru-guru sambil memberi testimoni dan mereview kue yang telah dicicipi, dengan antusias anak didik menyampaikan apa yang dirasakan. 

“Alhamdulillah kegiatan hari ini sangat seru, anak-anak menikmati kegiatan culture day sesuai temanya “Mengenal keberagaman budaya dan menumbuhkan cinta tanah air dengan culture day”mereka memakai pakaian adat, dengan tujuan mereka bangga terhadap pada pakaian adat yang mereka kenakan dan mereka juga diberikan makanan khas, menikmati makanan daerah yang tentu saja tidak dapat dipastikan bahwa diantara anak-anak mungkin ada yang belum pernah mencoba makanan khas daerah” tutur Ustadzah Ayzhary Nuhril Muthmainnah, S.Pd., M.Hum.

Lanjut ustzh Ayzhray Nuhril Muthmainnah menyampaikan bahwa “mengenal  permainan tradisional ini sangat penting mereka ketahui dimana mereka menggunakan gerak, menggunakan tangan dan kaki lebih seru dibandingkan dengan permainan-permainan saat ini yang hanya fokus pada gadget, masyaAllah semoga dapat diteruskan pada tahun-tahun berikutnya, anak-anak menikmati dan guru-guru juga menikmati kegiatan ini”.

Kegiatan Culture day diakhiri dengan foto bersama seluruh anak didik TK Islam AThirah 1 beserta guru-guru bertempat di Menara Athirah. Alhamdulillah kegiatan culture day dan pentas seni berjalan lancar dan sukses tidak lepas atas kerjasama antara sekolah dan support orangtua yang bersedia menyiapkan pakaian adat yang digunakan oleh anak didik. Semoga program culture day dan pentas seni ini dapat terus dilanjutkan melalui ide-ide yang menarik dan terus berinovasi dimasa yang akan datang.

Citizen Reporter : Sri Rosa Handayani

Previous PostMasih Kelas Satu, Siswa SD Islam Athirah 2 Makassar Ini Raih Perak di Olimpiade Rihand Creative VIII
Next PostPuluhan Guru SMA Islam Athirah Bukit Baruga Ikuti TKD Komputer