image

Kembangkan Skill Komunikasi Siswa, Dewan Bahasa Athirah Bone Gelar Arabic Class

Ahad (23/10), Kelas bahasa menjadi rutinitas baru para siswa dalam mengisi waktu libur pekanan di Sekolah Islam Athirah Bone. Kegiatan ini merupakan aktualisasi dari program dewan bahasa. Konsistensi Athirah Bone dalam meningkatkan skill bahasa siswa terlihat dengan dibentuknya Organisasi Dewan Bahasa yang akan berfokus pada peningkatan kemahiran siswa dalam menggunakan bahasa asing di lingkungan sekolah. dalam tahun ajaran 2022/2023 ini, terdapat dua bahasa yang akan menjadi fokus utama, yakni bahasa Inggris dan Bahasa Arab. 

Pada pekan tersebut, Bahasa Arab memulai kelas perdananya dengan melibatkan seluruh siswa Athirah Bone. Sebelumnya, telah diadakan pre tes untuk mengetahui kemampuan awal siswa dalam bahasa arab, kemudian dibagi kedalam beberapa grade. Hasilnya, sebanyak 13 kelas di tingkatan SMP, dan 11 kelas pada tingkatan SMA yang akan dibimbing langsung oleh para mentor yang telah memiliki Skill bahasa yang baik. 

“Alhamdulillah, pekan ini sudah mulai kami jalankan kelas bahasa arabnya. Semua siswa diwajibkan ikut kecuali mereka yang memang memiliki jadwal ekskul yang bertepatan dengan kelas bahasanya. Untuk mengoptimalkan program ini, kami juga membentuk mentor-mentor khusus untuk bahasa arab, mereka adalah para mahasiswa bahasa arab, dan beberapa juga merupakan pembina asrama yang memang punya basic bahasa arab”. Jelas Ust.Fadli, salah satu Pembina Asrama yang ada di Athirah Bone.

Lelaki kelahiran Sinjai itu juga menjelaskan bahwa mahir dalam berkomunikasi Inggris & Arab adalah salah satu Jaminan Mutu Sekolah Boarding yang berlokasi di Panyula, Kabupaten Bone tersebut. Untuk mencapai mutu itu, pembelajaran bahasa tidak hanya cukup di dapat pada jam sekolah, namun juga tetap ada kelas khusus yang dapat menfasilitasi siswa agar bisa mengembangkan kemampuan bahasanya. Olehnya itu, pengembangan bahasa menjadi salah satu kurikulum asrama yang ada di Athirah Bone.

“Mereka memang telah mendapat pelajaran bahasa Inggris & Arab di sekolah, namun alangkah bagusnya jika materi-materi yang didapat dikelas dapat dipraktekkan langsung di lingkungan sekolah, apalagi di asrama. itu sebabnya, materi yang dibawakan dalam les bahasa ini berfokus pada percakapan yang dapat digunakan oleh mereka sehari-hari. Setelah program ini berjalan, kami akan mencoba mengaktifkan kembali penggunaan bahasa Inggris & Arab di Asrama, agar mereka dapat aktif berkomunikasi menggunakan bahasa asing”. Tambah sosok pengajar yang juga merupakan penanggungjawab Dewan Bahasa dalam bidang bahasa Arab. PUmmul Tim Athirah Web



Previous PostGandeng LPP Salman ITB Bandung, SMA Islam Athirah Gelar Workshop ToT UTBK
Next PostSMA Islam Athirah Bukit Baruga Gelar Observasi Kampus ke Pulau Jawa