Belajar Hati-Hati, Menjadi Pribadi yang Lebih Bijak
SMP Islam Athirah Bukit Baruga kembali menghadirkan kegiatan
Kelas Inspirasi sebagai wadah pembelajaran yang tak hanya menambah wawasan,
tetapi juga menumbuhkan karakter. Kegiatan yang digelar pada Rabu, 22 Oktober
2025 ini mengangkat tema sarat makna, “Belajar Hati-Hati dari Mereka yang
Kurang Hati-Hati,” dan diikuti oleh seluruh siswa kelas VII hingga IX.
Menghadirkan Bapak Moch. Fauzan Zarkasi, S.H., M.H. sebagai
pemateri, suasana Gymnasium terasa hidup
dan penuh perhatian. Dengan gaya penyampaian yang lugas, hangat, dan
inspiratif, beliau mengajak siswa untuk merenungi pentingnya bersikap hati-hati
dalam setiap langkah kehidupan. Tidak hanya berhati-hati dalam bertutur dan
bertindak, tetapi juga dalam memilih pergaulan dan lingkungan sosial.
Beliau menegaskan bahwa membatasi pergaulan bukan berarti
menutup diri, melainkan cara cerdas menjaga diri agar tetap berada di jalan
yang benar, berprinsip, dan berakhlak baik. Dalam era digital dan keterbukaan
informasi yang begitu luas, kehati-hatian menjadi benteng bagi generasi muda
untuk terhindar dari pengaruh negatif dan perilaku yang menyimpang.
Sesi berlangsung hangat dan interaktif. Para siswa aktif
bertanya dan berdialog, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap topik yang
dibahas. Melalui kisah dan refleksi nyata yang dibagikan, mereka belajar bahwa
kehati-hatian adalah bentuk kecerdasan emosional dan spiritual yang akan
membimbing mereka menuju kesuksesan sejati.
Kepala SMP Islam Athirah Bukit Baruga, Ibu Suriana, S.Pd.,
M.Pd., menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Menurutnya, Kelas
Inspirasi merupakan sarana efektif untuk memperkuat pendidikan karakter dan
memperkaya pengalaman belajar siswa melalui keteladanan tokoh-tokoh inspiratif.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pendidikan sejati tidak
hanya tentang akademik, tetapi juga tentang bagaimana membentuk pribadi yang
bijak, beretika, dan berhati-hati dalam setiap langkah. Dengan semangat Kelas
Inspirasi, SMP Islam Athirah Bukit Baruga terus menumbuhkan generasi muda yang
cerdas secara intelektual, matang secara emosional, dan kuat secara moral.

