OSIS SMA Islam Athirah Bone Kunjungi Sekolah Alam Suku Bajo
Sabtu 29 Januari 2022 lalu, menjadi hari yang sangat berkesan bagi OSIS SMA Islam Athirah Bone. Betapa tidak, mereka mengunjungi salah satu kampung nelayan di Kabupaten Bone dan berkesempatan langsung untuk belajar dan bermain bersama anak-anak suku Bajo yang mendiami Dusun Kampung Baru Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone. Sekolah alam yang dirintis oleh Forum Pendamping Pemerhati Anak Indonesia (FP2AI) tersebut berhasil mengumpulkan 30 anak yang dibina untuk mendapatkan layanan pendidikan gratis yang sifatnya non formal.
Kunjungan Sekolah Alam Suku Bajo tersebut merupakan salah satu program kerja OSIS SMA Islam Athirah Bone Divisi 3, Pengabdian Masyarakat. Program kerja bertajuk “Havana” (Have Fun Bersama Anak-Anak) ini memang menargetkan agar sekolah alam untuk anak-anak suku Bajo tersebut menjadi sekolah binaan OSIS SMA Islam Athirah Bone. Menurut Koordinator Divisi 3, Ismail Fadilah Ibrahim, program kerja ini akan menjadi program yang berkelanjutan dan dapat menjadi hal yang diperhatikan sekolah. “Kami berharap program ini bisa berlanjut dan mendapat perhatian oleh sekolah. Jika memungkinkan, bisa diadopsi dan dijadikan program sekolah, bukan hanya dalam lingkup program kerja divisi di OSIS. Kami melihat banyak manfaat dari kegiatan ini. Kami bisa belajar mengabdi dengan mengajarkan apa yang kami miliki kepada yang lain, kami belajar berbagi, dan bersyukur.” ungkap siswa kelas XI IPA Al Hamid ini.
Selain pengurus OSIS SMA Islam Athirah Bone, nampak pula rombongan dari OSIS SMA Islam Athirah Kajaolaliddo yang memang selama empat hari belakangan melakukan kunjungan patok banding di SMA Islam Athirah Bone. Salah satu agenda mereka pun acalah menyambangi sekolah alam suku Bajo ini. Mereka nampak antusias membacakan buku cerita, mengajarkan abjadi, serta brrmain bersama anak-anak suku Bajo yang juga sangat menikmati pertemuan tersebut. Lebih seru lagi ketika para pengurus OSIS dari dua wilayah Sekolah Islam Athirah tersebut membagikan panganan ringan kepada anak-anak yang bisa menjawab pertanyaan seputar pelajaran mereka hari itu.
Ketua OSIS SMA Islam Athirah Bone, Muhammad Daffa Intanio, juga menegaskan bahwa kunjungan mereka ini diharapkan bukan yang pertama dan terakhir kalinya. Siswa kelas XI IPS Al Hafidz ini sedari awal program ini dirancang, bertekad agar menjadi sebuah program rutin. Ia mengaku senang karena pada kesempatan berkunjung tersebut ia bisa mengajak serta pengurus OSIS SMA Islam Athirah Kajaolaliddo. Siswa yang merupakan putra asli Bone ini berharap agar rekannya dari Sekolah Islam Athirah pusat tersebut nantinya juga bisa menyumbangkan ide dan gagasan dalam pengembangan sekolah alam tersebut. "Ini saatnya pemuda bergerak dan membuat perubahan. Semoga dari langkah kecil ini, kita bisa memberi yang lebih baik bagi wajah pendidikan negeri kita", tutupnya. (Eva Rukmana-SMA Athirah Bone)

